BEIRUT, HAARIANACEH.co.id¬†—¬†Sebuah serangan udara koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS) mengenai sebuah kilang minyak yang dijalankan kelompok militan Islamic State (ISIS) di Suriah, Minggu (8/3/2015).

Grup Syrian Observatory for Human Rights melaporkan sedikitnya 30 orang tewas dalam serangan ini. Korban tewas terdiri dari pekerja kilang dan militan ISIS.

Seperti dikutip AFP, kilang yang dihancurkan koalisi terletak di dekat perbatasan Turki.

ISIS menguasai banyak wilayah di Suriah dan Irak sejak mendeklarasikan kekhilafahan pada 2014. Wilayah yang dikuasai di utara dan timur Suriah meliputi area kaya minyak bumi.

November lalu, PBB mengestimasi pendapatan ISIS dari penjualan minyak antara USD846 ribu hingga USD1,6 juta per hari.

Baca Juga:  Konflik Laut China Selatan Sulit Diselesaikan Karena Banyak Negara Terlibat

Namun, Pentagon menyebut minyak bukan lagi sumber utama pendapatan ISIS. Hal ini dikarenakan banyaknya serangan udara dan merosotnya harga minyak dunia, yang turut memengaruhi harga minyak di pasar gelap.

loading...