HARIANACEH.co.id

Abbott Muak Selalu Dinasihati PBB Terkait Masalah Pencari Suaka

1

CANBERRA, HARIANACEH.co.id – Australia memiliki kebijakan kontroversial dalam urusan suaka. Setiap pencari suaka yang datang ke Negeri Kanguru dengan cara ilegal, langsung dikirim ke pusat penahanan di Pulau Manus atau Nauru. Australia menolak memberikan suaka kepada mereka semua.

Kebijakan ini dikecam pencari suaka dan juga grup hak asasi manusia.

Dalam sebuah laporan yang hendak dikirim ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB, badan Special Rapporteur on Torture menyebut kebijakan Australia telah melanggar konvensi terhadap penyiksaan manusia.

“Saya rasa warga Australia sudah muak terus dinasihati PBB. Padahal dengan menolak perahu-perahu itu, kami telah menghentikan banyaknya korban tewas di lautan,” ucap Abbott pada awak media di Australia, Senin (9/3/2015).

Abbott menegaskan mengakhiri penyelundupan pencari suaka melalui jalur berbahaya, terutama via perairan Indonesia, adalah “hal paling manusiawi yang dapat dilakukan.” Ratusan pencari suaka ilegal, tambah Abbott, meninggal dunia di lautan dalam perjalanan menuju Australia.

“PBB sebenarnya akan mendapat lebih banyak kredibilitas jika mengapresiasi apa yang sudah dilakukan pemerintah Australia terkait masalah (pencari suaka) ini,” sambung Abbott, seperti dilansir AFP.

Mengenai pusat penahanan, Abbott menyebut semuanya berjalan baik. “Semua kebutuhan dasar pencari suaka di Pulau Manus dipenuhi dengan baik. Makanan, pakaian, tempat tinggal, sudah lebih dari cukup,” tutup dia.

loading...