JOMBANG, HARIANACEH.co.id¬†—¬†Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional di Jombang, Jawa Timur
yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Assulaimaniyah Mojolegi, Mojoagung Jombang, diwarnai dengan keresahan para siswa. Pasalnya, ada beberapa soal untuk mata pelajaran Fiqih yang salah pengetikan atau cetak.

Beberapa soal yang salah cetak maupun pengetikan adalah soal pilihan ganda nomor 4, 34, 46. Namun, keresahan itu tidak berlangsung lama.

“Soal dianulir, bukan dianggap bonus. Kriteria penilaian tetap, tapi jumlah soal dikurangi dengan soal dianulir. Jadi jumlah soalnya menjadi 47 soal,” ujar salah satu pengawas dari Kemenag Kabupaten Jombang, Ubaidillah, saat ditemui Metrotvnews.com, Selasa (10/3/2015).

Baca Juga:  Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok Disangkakan Pasal 156 dan 156a

Pengawas ujian yang lain, Fuad MF, mengatakan pembuatan soal sudah sesuai prosedur. Dia menduga kesalahan terjadi di level percetakan.

“Karena master soal itu satu, jadi soal salah itu kemungkinan kecil. Yang terjadi bisa juga di percetakan dan untuk siswa tidak akan dirugikan karena ada teknis penyekoran,” jelasnya.

Kepala sekolah MA Assulaimaniyah, Barrur Rokhim, mengatakan pihaknya hanya memfasilitasi tempat. “Semua proses yang terjadi kita mengikuti intruksi dari pengawas,” kata Barrur.

Pelaksanaan UAM BN di Madrasah Aliyah Assulaimaniyah merupakan gabungan dari beberapa sekolah, yakni MA Taman Pendidikan Islam, MA Darul Muawanah (penanggalan), MA Al Faser (Wonosalam), MA Raden Rahmad (selorejo) dan MA Assulaimaniyah.

Baca Juga:  Peran Boediono Didalami KPK dalam Kasus Century
loading...