,

BW Menolak Diperiksa, Bawa Surat Plt KPK ke Bareskrim

HARIANACEH.co.id — Wakil Ketua nonaktif KPK Bambang Widjojanto (BW) memenuhi panggilan Bareskrim Polri. Tapi dia menolak diperiksa.

BW hanya 35 menit berada di Bareskrim Polri. Dia tiba dan langsung masuk ke Bareskrim sekitar pukul 15.55 WIB dan keluar pukul 15.55 WIB. BW bahkan tak bertemu penyidiknya.

Alasannya tak mau diperiksa karena pada 9 Maret lalu, sudah ada surat dari Plt Ketua KPK Tafiequrachman Ruki yang meminta pemeriksaan dihentikan.

“Dengan ini Pimpinan KPK meminta pemeriksaan terkait Pimpinan KPK nonaktif maupun karyawan KPK dapat dihentikan seperti omongan antara KPK dan Jaksa Agung,” kata BW membacakan surat tersebut seusai keluar dari Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2015).

Tak hanya itu, BW juga tak bersedia diperiksa karena menghormati KPK dan Presiden Joko Widodo yang mengklarifikasi pernyataannya melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno soal pemberhentian pemeriksaan. Presiden meminta agar tak ada lagi kriminalisasi pimpin KPK.

“Hari ini, saya kan harus pertama memenuhi panggilan sebaga saksi. Saya harus datang apalagi sesuai janji saya. Kedua saya kan harus menghormati pimpinan KPK. Saya juga harus menghormati Presiden Jokowi melalui Setneg yang menyatakan menghentikan. Posisi saya rumit kan,” terang BW.

Seharusnya, tambah BW, dirinya tak perlu datang hari ini. Sebab, ia harus mematuhi surat Plt Ketua KPK. Namun, keputusan datang diambil untuk sekalian menyerahkan surat tersebut kepada Bareskrim Polri.

BW sama sekali tak menjalani pemeriksaan. Ia hanya bertemu penyidik di luar ruangan dan hanya bersalaman. BW kemudian meninggalkan Bareskrim karena masih memiliki agenda lain di luar.

loading...

Bukan Berarti tidak Butuh Kebebasan Meski Berpacaran

Satu Tewas, KA Hantam Truk di Vietnam