HARIANACEH.co.id — Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak seirama dengan laju rupiah pagi ini. IHSG pun turut jeblok seiring dengan pelemahan Wall Street dan menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan IHSG pagi ini juga tidak didukung sentimen positif dari dalam negeri. Seluruh sektor langsung anjlok kendati tidak terlalu dalam. IHSG Rabu (10/3/2015) dibuka jeblok 37,17 poin atau setara 0,7 persen ke posisi 5.425.

Melemahnya IHSG terseret sektor konsumer dan manufaktur yang merosot tajam. Selain itu, seluruh sektor pun kompak berada di zona merah. Sementara indeks LQ45 turun 7,77 poin dan JII melemah sebesar 5,22 poin.

Baca Juga:  IHSG Terjun ke Jalur Merah Masuki Sesi Siang

Transaksi volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 565 juta lembar saham senilai Rp453 miliar. Sebanyak 18 saham menguat, 1143 saham melemah, 48 saham stagnan, dan 343 saham tidak ada perdagangan.

Sementara saham-saham terkoreksi pagi ini di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) merosot Rp650 ke Rp53.825, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melemah Rp325 ke Rp23.475, serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp300 ke Rp16.450.

Saham-saham yang menguat pagi ini di antaranya yakni PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp75 menjadi Rp17.925, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menguat Rp25 ke Rp5.250, serta PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) naik Rp10 ke posisi Rp1.120.

Baca Juga:  20 Juta Wisatawan Nusantara Menjadi Target Kabinet Jokowi

loading...