Oleh: Maya Asmara[1]

Maya Asmara
Maya Asmara

HARIANACEH.co.id — Hari Ibu Nasional jatuh pada hari senin tanggal 22 Desember , pada hari itu seluruh masyarakat  Indonesia sibuk untuk merayakan atau melakukan kegiatan yang bisa membuat seorang ibu tersenyum bahagia , selain itu hari ibu nasional yang dilakukan setiap tahun  juga berdampak sangat positif misalnya menambah keakraban di antara anak dan ibu maupun suami dan istri . Peringatan Hari Ibu Nasional telah ada sejak tahun 1928 , dan terus di peringati hingga saat ini setiap tahunnya dan menjadi sesuatu yang sangat luar biasa .

Tidak ada sesuatu apapun di dunia ini yang dapat dibandingkan dengan sosok seorang ibu , ibu adalah malaikat tanpa sayap yang diciptakan oleh Tuhan dengan segala kelembutan dan kehangatannya , peran seorang ibu sangat berpengaruh dalam hehidupan ini , air adalah sumber kehidupan namun hanya seorang ibu lah yang dapat melahirkan kehidupan . tidak ada sesuatu apapun yang dapat membalas jasa seorang ibu , untuk itu peringatan hari ibu seraya menyatakan rasa cinta terhadap  kaum ibu patut lah untuk kita lakukan.

Jika berbicara sedikit mengenai sejarah , lahirnya Hari Ibu Nasional ini berlatar belakang yang  berawal Pada tahun 1928, pada masa itu para wanita di Indonesia masih di pandang lebih rendah derajatnya dari para pria. Hingga memicu terjadinya perkumpulan para pejuang perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatra yang  berinisiatif mendirikan suatu organisasi yang bertujuan supaya akan ada yang menaikkan derajat para wanita , hingga akhirnya terbentuklah suatu organisasi wanita pertama di Indonesia yang hingga saat ini dikenal dengan nama “Komite Kongres Perempuan Indonesia”. Banyak kritik bermunculan dari berbagai kalangan , terutama dari orang tua dan bapak-bapak  , yang beranggapan bahwa “ wanita tidak perlu berorganisasi , wanita tempatnya hanya lah di dapur dan tak perlu mekikirkan kehidupan “ ,  tekanan terus bermunculan  untuk kalangan wanita pada waktu itu.

Baca Juga:  Antara Realitas dan Kepalsuan Media Dalam Berpolitik

Namun pada akhirnya  Kongres Perempuan I dapat dilaksanakan pada Tahun 1928 di Yogyakarta. Kongres Perempuan II di Jakarta tahun 1935. Kongres yang ke 2 ini menghasilkan salah satu keputusan “bahwa kewajiban utama wanita Indonesia adalah untuk menjadi ‘Ibu Bangsa’ yang berarti menumbuhkan generasi baru yang lebih sadar akan kebangsaannya”.

Kemudian Kongres Perempuan III dilaksanakan di Bandung tahun 1938. Dalam Kongres yang ke 3 inilah kemudian tanggal 22 Desember ditetapkan sebagai HARI IBU NASIONAL dan dikukuhkan oleh Pemerintah sebagai Hari Besar Nasional ( bukan hari libur ) dengan Keppres No. 316, 16 Desember tahun 1959 akhirnya Hari Ibu Nasional berhasil ditetapkan dan disahkan oleh presiden seokarno semasa ia masih menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Berbeda dengan peringatan hari ibu atau mohther mom’s di luar negeri , misalnya di Amerika dan lebih dari 75 negara lain , seperti : Australia , Kanada , Jerman , Italia , Jepang , Singapura ,Taiwan dan Hong Kong , Hari Ibu dirayakan pada hari minggu dipekan kedua bulan Mei . Di beberapa Negara di Eropa dan Timur Tengah , hari Perempuan Internasional diperingati setiap tanggal 8 Maret. di Indonesia sendiri organisasi wanita telah ada sejak tahun 1912 , yang terinspirasi dari para pahlawan wanita di masa jaman penjajahan , untuk mengenang serta menghormati  jasa-jasa dan pengorbanan mereka demi mempertahankan negara tercinta ini , adapun pahlawan wanita seperti : Kartini , Cut Nyak Dien, Dewi Sartikan, Cut Nyak Meutia dan pahlawan-pahlawan wanita lainnya seperti ibu kita sendiri.

Baca Juga:  Siapakah Sesungguhnya Wahabi itu?

Menjelang peringatan Hari Ibu Nasional banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membahagiakan seorang ibu , mulai dari hal paling kecil sampai hal yang yang paling besar . misalnya dengan memberikan kado spesial , atau kartu ucapan selamat hari ibu , dan hal yang paling sederhana iyalah mengerjakaan pekerjaan yang biasa ia lakukan , namun hal yang tak boleh dilupakan yaitu selipkanlah nama ibu mu dikala engkau sedang berdoa , mohonlah kepada tuhan untuk memanjangkan umur dan selalu memberi kesehatan untuknya . Namun  menjelang peringtan Hari Ibu Nasional ini sudahkah anda menyiapkan sesuatu yang bisa membuatnya tersenyum bahagia? Jika belum , marilah kita merenung sejenak dan berfikir , diusia kita yang sekarang ini sudahkah kita membahagiakan kedua orang tua kita terutama ibu kita , apa yang telah kita lakukan untuknya ? sekecil apaun yang kita lakukan untuk membuatnya bahagia maka itu adalah sesuatu yang besar baginya .

Menjelang peringatan Hari Ibu Iasional ini , marilah kita sambut dengan rasa penuh suka cita , semoga kita semua menjadi orang yang selalu menghargai dan mencintai para ibu kita.


  1. Mahasiswi yang sedang mengambil studi Ilmu Komunikasi di Universitas Malikusalleh