HARIANACEH.co.id — Sidang perdana peninjauan kembali terpidana mati asal Prancis Serge Areski Atlaoui di Pengadilan Negeri Tangerang yang rencananya dimulai pukul 09.00 WIB, hari ini, ditunda. Dari informasi yang dihimpun, penundaan disebabkan penasehat hukum terpidana belum hadir.

“Ditunda karena pengacara belum hadir,” kata salah seorang petugas PN Tangerang, Selasa (11/3/2015).

Dari pantauan Metrotvnews.com,  Serge sudah tiba di pengadilan sejak tadi pagi. Terpidana narkoba ini diberangkatkan dari Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Serge

Selain Serge, hakim dan jaksa penuntut umum juga sudah tiba.

Tak tampak pengamanan ekstra di PN Tangerang. Hanya ada beberapa petugas kepolisian yang terlihat di sekitaran gedung pengadilan.

Baca Juga:  Pernyataan Akil Tak Ubah Putusan MK soal Pilgub Jatim

Serge Areski Atlaoui ditangkap pada 11 November 2005. Dia terlibat dalam operasi pabrik ekstasi dan sabu-sabu di Cikande, Tangerang. Dari pabrik itu petugas menyita 138,6 kilogram sabu-sabu, 290 kilogram ketamine dan 316 drum prekusor.

Pada 2006, Serga divonis seumur hidup oleh PN Tangerang. Pengadilan Tinggi Banten tak merubah vonis Serge, saat suami Sabine Atlaou mengajukan banding pada 2007. Di tahun yang sama Serge mengajukan kasasi. Tapi Mahkamah Agung justru memvonis mati Serge. Presiden Joko Widodo juga menolak grasi Serge melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 35/G tahun 2014.

loading...