KUPANG, HARIANACEH.co.id¬†—¬†Ratusan warga Desa Lite, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap empat orang asing diduga anggota ISIS. Keempatnya berasal dari Bangladesh dan tanpa melawan, Minggu 15 Maret.

Warga curiga karena memergoki mereka membuang permen di sepanjang jalan antara Desa Horowura menuju Desa Lite. Permen yang dibuang di tanah kemudian dipunggut anak-anak dan dimakan.

Gerak-gerik mereka mencurigakan serta tidak mampu berbahasa Indonesia secara lancar. Mereka mengenakan pakaian seperti anggota ISIS. Warga meringkus mereka begitu tiba di Desa Lite.

“Warga marah karena orang asing itu membuang permen ke tanah untuk dimakan anak-anak, kenapa tidak dikasih langsung ke anak-anak,” ujar Didimus, warga Adonara.

Baca Juga:  Pemanggilan Istri Ahok Dipertanyakan Terkait Hak Angket

Warga sempat membawa mereka ke kantor camat setempat kemudian menggelandang mereka ke pos polisi. Polisi megamankan sejumlah barang bukti seperti sisa permen, tasbih, ponsel, dan uang.

Kabid Humas Polda NTT Ajun Komisaris Besar Agus Santoso membenarkan penangkapan warga Bangladesh tersebut. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan guna mengetahui tujuan kedatangan warga asing tersebut ke daerah itu.

loading...