HARIANACEH.co.id —┬áKiamat menjadi misteri yang tidak pernah habis untuk diulas. Dan umat Islam wajib untuk mempercayai peristiwa maha dahsyat yang akan mengahancurkan seluruh alam semesta ini. Berbagai fenomena alam sudah diteliti dan banyak yang mengarah kepada peristiwa kiamat ini.

Lalu, sebenarnya kapan kiamat akan terjadi? Pada saat kiamat, kehancuran akan terjadi di seluruh alam semesta ini. Allah akan menghancurkan semua makhluk dan apapun yang ada dilangit dan dibumi sesuai dengan kehendak-Nya. Berbagai ramalan tentang kiamat pun muncul, yang paling terkenal adalah ramalan tentang kiamat tahun 2012 lalu.

Tapi nyatanya, ramalan dari Suku Maya yang terkenal akurat itu tidak terbukti dan hingga saat ini kita masih bisa hidup dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Karena kiamat adalah peristiwa yang hanya Allah sajalah yang tahu kapan akan terjadinya peristiwa itu.

Kemudia ada juga yang meramalkan bahwa bumi akan mengalami kiamat pada 1 November 4006, ramalan tersebut dikemukakan oleh Leonardo da Vinci. Prediksi Da Vinci ditemukan oleh peneliti Vatikan, Sabrina Sforza Galitzia yang bekerja di bagian arsip Vatikan. Galitzia menduga, sang jenius asal Italia itu menyisipkan prediksinya dalam bentuk kode.

Kode-kode kiamat itu disisipkan dalam lukisan mahakarya Da Vinci, “The Last Supper’ atau ‘Perjamuan terakhir’. Kata Galitzia, lukisan itu mengandung puzel astrologi dan matematika. Dan ia mengatakan bahwa ia telah berhasil memecahkan teka-teki tersebut.

Ia mengatakan bahwa Da Vinci meramalkan dunia akan tenggelam oleh banjir bah dan menyebabkan kehancuran yang sangat besar bahkan bisa dibilang sebagai kiamat. Bancjir tersebut akan dimulai pada tanggal 21 Maret 4006 dan akan berakhir pada 1 November 4006.

Sedangkan menurut para astronom asal Ukraina, bumi bisa berakhir pada 26 Agustus tahun 2032. Mereka mengungkapkan bahwa sebuah asteroid sebesar 4 kilometer sedang menuju bumi, dan dapat menabrak bumi yang mampu menghasilkan tenaga setara denga 2510 ledakan nuklir.

Mereka mengatakan bahwa asteroid tersebut merupakan salah satu dari 2 asteroid paling berbahaya yang pernah tercatat. Namun, kemungkinan asteroid tersebut menabrak bumi adalah 1:63.000. Itu berarti, hanya sekitar 1% kemungkinan asteroid tersebut bisa menabrak bumi.

NASA mengungkapkan bahwa sudah banyak sekali planet-planet yang mengalami perputaran yang berbalik arah. Jika dibumi kita ini matahari masih terbit dari timur, maka dalam beberapa tahun ini planet-planet tersebut mengalami perubahan arah hingga membuat matahari terbit di tempat tenggelamnya.

Baca Juga:  Seharusnya Seorang Suami dan Seorang Istri

Dari sisi ilmiah, ini juga dikatakan sebagai tanda akhir zaman yang mendekati kiamat yang sebagaimana ditunjukkan Rasulullah saw. Menurut para ilmuwan, dari sekian banyak planet yang mengalami perubahan arah putar, mereka menemukan planet dari luar tata surya kita yang mulai mendekat dan mulai memasuki orbit tata surya kita.

Planet baru ini dinamakan planet Nibiru. Karena gravitasi matahari yang kuat membuat planet Nibiru ini masuk kedalam orbit tata surya kita. Dan para ilmuwan meyakini bahwa suatu masa nanti, planet tersebut kemungkinan akan betabrakan dengan Bumi.

Para ilmuwan mengatakan, bahwa planet Nibiru ini akan masuk kedalam tata surya kita pada 50 tahun setelah ia ditemukan pada tahun 2003 silam. Jadi, apakah mungkin planet Nibiru akan membuat bumi kita kiamat 50 tahun mendatang? Semua itu hanya Allah yang tahu.

Ramalan lain datang dari Jayabaya, Jayabaya adalah raja dari kerajaan Kediri. Ramalan Jayabaya ini sering kita kenal dengan Djanka Joyoboyo, ramalan ini dipercaya ditulis sendiri oleh Jayabaya.

Ramalan ini dikenal dikalangan masyarakat Jawa yang dilestarikan secara turun temurun oleh para pujangga. Beberapa bait pada Dajnka Jayabaya banyak menceritakan tentang keadaan di akhir zaman.

Pancen wolak-waliking jaman.
Amenangi jaman edan.
Ora edan ora kumanan.
Sing waras padha nggagas.
Wong tani padha ditaleni.
Wong dora padha ura-ura.
Beja-bejane sing lali,
Isih beja kang eling lan waspadha.

Yang dalam bahasa Indonesia berarti:

Sungguh zaman gonjang-ganjing
Menyaksikan zaman gila
Tidak ikut gila tidak dapat bagian
Yang sehat pada olah pikir
Para petani dibelenggu
Para pembohong bersuka ria
Beruntunglah bagi yang lupa,
Masih beruntung yang ingat dan waspada

Djanka Jayabaya yang ditulis pada abad ke-11 silam ini ternyata memiliki kesamaan dengan apa yang terjadi dimasa sekarang. Selain itu, Jayabaya juga menyebutkan:

Bumi sangsaya suwe sangsaya mengkeret
Sakilan bumi dipajeki
Wong wadon nganggo panganggo lanang
Iku pertandhane yen bakal nemoni
Wolak-walike zaman

Yang dalam Bahasa Indonesia berarti:

Bumi semakin lama semakin sempit
Sejengkal tanah kena pajak
Wanita memakai pakaian laki-laki
Itu pertanda bakal terjadinya
Zaman gonjang-ganjing

Selain itu, Jayabaya juga menyebutkan bahwa pada zaman yang sudah terbolak-balik ini akan banyak ditemui wanita yang hilang rasa malunya, lelaki yang hilang jiwa kepemimpinannya, banyak isteri yang ingkar pada suaminya, banyak ibu menjual anak, dan banyak perempuan menjual diri.

Baca Juga:  Belum Mandi Junub Waktu Subuh, Sahkah Puasa Anda?

Ramalan Jayabaya ini sepertinya memang menyiratkan kondisi masyarakat di era modern masa kini. Bahkan di berbagai media masa saat ini sudah tergambar jelas seperti apa yang ada dalam Djanka Jayabaya tersebut.

Hari kiamat disebut dalam Al Quran dengan banyak nama, hari kiamat juga disebut sebagai Yaumul Fashl yang berarti hari pemisah antara orang-orang beriman dengan orang-orang kafir.

Pada hari itu pula, manusia akan dikelompokkan berdasarkan keyakinannya masing-masing. Selain itu, hari kiamat juga disebut dengan Yaumul Jam’i, adalah hari berkumpulnya seluruh manusia sejak zaman Nabi Adam sampai dengan manusia akhir zaman untuk di tanyakan seluruh amal perbuatannya selama hidup di dunia.

Oleh karena itu, kiamat juga disebut sebagai Yaumul Hisab, yaitu hari perhitungan amal, dan juga Yaumul Mizan atau hari penimbangan, yaitu hari diadakannya timbangan amal perbuatan yang telah di lakukan manusia selama hidup di dunia. Tidak ada suatu amalpun yang terlewatkan. Semua akan di berikan balasan yang setimpal.

Karena itu pula, hari kiamat disebut dengan Yaumul Jaza atau hari pembalasan. Allah SWT sudah menjelaskan tentang bagaimana kejadian pada hai kiamat itu dalam Al Quran:

“Apabila terjadi hari kiamat, tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya. (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain), apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya, dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya, maka jadilah ia debu yang beterbangan” [QS. Al-Waqi’ah ayat 1-6]

Tidak satupun yang dapat selamat dari bencana maha dahsyat ini. Semuanya akan musnah, baik yang dilangit maupun di bumi. Semoga kita menjadi orang-orang yang berada dalam lindungan-Nya pada hari kiamat nanti.

Dan meskipun terdapat berbagai macam versi tentang ramalan kiamat, tentang kapan terjadinya, kita harus tetap mempercayai bahwa kiamat memang akan benar-benar terjadi. Namun kapan pastinya hanyalah Allah yang tahu. Semoga bermanfaat.

loading...