HARIANACEH.co.id — Badan Narkotika Nasional menangkap seorang WNI dan tiga WNA Hong Kong, Tiongkok, dengan barang bukti sabu 49.351 gram di Jakarta, Jumat 13 Maret 2015. Pelaku diketahui pernah ditahan tiga tahun karena kasus narkotika.

Petugas menangkap WNI berinisial LPG alias AN (52),  di Jalan Hayam Wuruk, Jumat 13 Maret 2015 pukul 21.00. LPG ditangkap saat mengemudi mobil usai menerima sabu seberat tiga kilogram dari seorang pria.

Dalam menjalankan aksinya, LPG berganti modus, biasanya mengambil sabu dengan sistem tempel (tidak bertemu dengan kurir lainnya), sedangkan pada aksi kali ini ia bertemu langsung dengan pelaku lainnya. “LPG dikendalikan oleh seseorang yang kini masih dalam pengejaran petugas. LPG juga diketahui pernah mendekam di penjara selama tiga tahun karena kasus narkotika,” kata Humas BNN, Slamet Pribadi, Minggu (15/3/2015).

Baca Juga:  Alutsista akan Dievaluasi Indonesia Pasca Jatuhnya Pesawat TNI AU

Dari hasil pemeriksaan terhadap LPG, ia sudah menjalankan misi sebagai kurir sebanyak lima kali dengan upah Rp 30 ribu dari setiap gramnya. Pertama ia mengambil 200 gram, yang kedua 500 gram, ketiga 500 gram, keempat 500 gram, dan terakhir saat ditangkap mengambil 3 kg. Untuk misi kali ini ia diiming-imingin mendapatkan upah sebesar Rp 90 juta.

BNN juga mengamankan tiga WNA asal Hong Kong, Tiongkok, KCY, (58), YWB (52), dan KFH (33). Dari kamar yang mereka tempati, petugas menyita 44 bungkus sabu. Setelah ditimbang dengan sabu sebelumnya, total sabu yang disita dari jaringan ini adalah 49.351 gram.

Pelaku dikenakan pasal 114 ayat 2, 113 ayat 2, 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU No.35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal pidana mati.

Baca Juga:  Naik Helikopter, Jokowi Kunjungi Petani Sulawesi

loading...