HARIANACEH.co.id — Apa yang akan dikatakan Jose Mourinho setelah Chelsea diimbangi Southampton 1-1 pada babak pertama? Mungkinkah ia melakukan pergantian pemain?

Chelsea banyak melakukan serangan pada pertandingan babak pertama Liga Primer Inggris, malam ini, Minggu 15 Maret 2015, di Stamford Bridge. Tapi, kurang tajam dan sabar. Dalam penguasaan bola mereka unggul 55 persen tapi serangan tak akurat begitu mendekati kotak penalti.

Anak-anak buah Ronald Koeman memainkan pressing ketat terhadap Diego Costa dan kawan-kawan. Sang tamu juga kerap melakukan serangan balik yang merepotkan pasukan Mourinho.

Selama 35 menit pertama, Southampton sudah beberapa kali membikin Chelse panik dengan serangan-serangannya mendadak dan cepat. Di pinggir lapangan Stadion Stamford Bridge, sang tuan rumah, Manajer Chelsea, Jose Mourinho, berdiri dengan raut tegang.

Chelsea belum keluar dari tekanan setelah tersingkir dari Liga Champions. Malam ini, Minggu 15 Maret 2015, mereka hanya bisa merayakan sebentar keunggulan 1-0 sebelum diimbangi Southampton 1-1.

Pada menit ke-14, penyerang Chelsea, Diego Costa, membobol gawang Southampton setelah menerima umpan silang dari bek Branislav Ivanovic yang meneruskan umpan dari Eden Hazard.

Baca Juga:  Timnas U-19 Siap Tekuk UEA Biarpun Gagal di Piala Asia U-19 2014 Myanmar

Tapi, menit ke-18, Dusan Tadic, ganti mencetak gol ke gawang Chelsea melalui tendangan penalti. Hal itu terjadi setelah gelandang Chesea, Nemanja Matic, dinilai oleh wasit telah sengaja menjatuhkan pemain Southampton di dalam kotak penalti Chelsea. Dan, kedudukan 1-1 bertahan sampai 45 menit babak pertama usai.

Chelsea dan manajernya, Jose Mourinho, dalam keadaan terluka secara mental setelah disingkirkan oleh Paris Saint-Germain pada babak 16 besar Liga Champions, Rabu pekan lalu. Dan, setelah itu, dikritik habis-habisan oleh pers dan pengamat sepak bola di Inggris.

“Sekarang fokus kami ke Liga Primer,” begitu kata Mourinho dalam konferensi pers pekan lalu setelah diimbangi oleh PSG 2-2 di Stamford Bridge. Malam ini, Minggu 15 Maret 2015, mereka kembali menjadi tuan rumah untuk pertandingan Liga Primer Inggris dengan tamu, Southampton.

Satu frasa kalimat Mourinho itu penting -di antara sekian kritik balik pelatih asal Portugal itu kepada orang-orang yang mengecamnya, Jamie Carragher dan kawan-kawan- untuk analisis pertandingan beberapa saat lagi.

Baca Juga:  Dipermalukan di Kandang Sendiri, Sassuolo Bantai Lazio

Diprediksi, Mourinho dan para anak buahnya untuk menunjukan kepada publik Inggris malam ini saat melawan pasukan Ronald Koeman bahwa mereka tidak lembek dan mampat seperti sewaktu melawan PSG.

Dalam formasi 4-2-3-1, Diego Costa menjadi ujung tombak Chelsea untuk bisa mengalahkan Southamton. Pertandingan ini adalah lanjutan dari Liga Primer Inggris 2014-2015 yang sudah memasuki ke 11 atau 10 pertandingan terakhir. Koeman sudah mengantisipasinya dengan memperkuat lini tengah dalam formasi 4-5-1.

Chelsea memimpin klasemen dengan meraih nilai 63 dari 27 pertandingan. Chelsea unggul 5 angka dari juara bertahan, Manchester City, yang ada di urutan kedua. Sedangkan Southampton di peringkat ke-7 dengan nilai 49 dari 28 pertandingan. Anak-anak asuhan Koeman berjarak 4 poin dari peringkat ke-4, MU.

Susunan Pemain

Chelsea (4-2-3-1): Courtois, Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta, Fàbregas, Matic, Willian, Oscar, Hazard, Costa.

Cadangan: Cech, Luis, Zouma, Ramires, Drogba, Rémy, Cuadrado.

Southampton (4-5-1): Forster, Clyne, Fonte, Alderweireld, Bertrand, Wanyama, Schneiderlin, Mané, Steven Davis, Tadic, Long.

Cadangan: Kelvin Davis, Yoshida, Gardos, Djuricic, Ward-Prowse, Pellé, Targett.

Wasit: Mike Dean (Wirral)

loading...