, ,

Tetap Lezat Tak Sejorok Namanya, ‘Soto Sampah’ Yogyakarta

HARIANACEH.co.id — Selain terkenal sebagai kota pelajar dan kota budaya, Yogyakarta juga memiliki wisata kuliner yang sudah terkenal hingga ke mancanegara.

Bagi anda yang sedang mengunjungi Yogyakarta, tak ada salahnya mampir ke warung ‘Soto Sampah’.

Mendengar namanya, anda pasti mengernyitkan dahi dan terbersit sebuah pertanyaan mengapa dinamai Soto Sampah? Apakah isi soto ini adalah bahan- bahan yang sudah tidak terpakai alias sampah atau letaknya yang berada di samping tempat pembuangan sampah?

Soto yang terletak tak jauh dari Tugu Yogyakarta atau tepatnya di Jalan Kranggan, dekat SPBU Kranggan ini, berisi bahan- bahan yang sama dengan soto kuah pada umumnya. Tempat berjualannya pun tak berbeda jauh dengan soto lainnya yakni di kaki lima.

Lantas, kenapa soto ini diberi nama Soto Sampah? Endang Lestari, pemilik Soto Sampah menjelaskan nama Sampah diberikan oleh para mahasiswa yang sering makan disini.

“Dulu namanya Soto Becak. Tapi karena makannya dicampur-campur sama lauk lainnya dan dimakan di dalam piring, bukan mangkok jadi disebut ‘sampah’ sama mahasiswa yang makan disini,” ujar Endang ketika metrotvnews.com menyambangi warungnya, Sabtu (14/03/2015).

Soto Sampah 1
Soto Sampah. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Ia menambahkan Soto Sampah sudah ada sejak tahun 1977 dan buka selama 24 jam. “Dulu tempat soto ini di dalam rumah, bukan di kaki lima seperti sekarang. Tapi orang lebih suka kaki lima sambil lesehan,” kata wanita paruh baya berambut pendek ini.

Seporsi Soto Sampah dipatok dengan harga Rp5.000 berisi nasi, bihun, kol hijau yang sudah diiris tipis dan beberapa gajih (lemak) sapi. Agar terasa lebih enak, makanlah soto dengan lauk yang dijual terpisah. Beragam lauk mulai dari tempe mendoan, sate usus, sate ati dan ampla ayam, bakwan, telur, tempe dan tahu bacem dan ayam goreng siap menambah nikmatnya Soto Sampah. Lauk tambahan ini dibanderol dengan harga Rp1.000 hingga Rp 5.000.

Rasa Soto Sampah sama dengan rasa soto sapi pada umumnya, gurih, asin dan nikmat. Puas makan soto, Anda bisa melepas dahaga dengan segelas es teh manis atau es jeruk seharga Rp 2000.

Warung Soto Sampah terbagi menjadi dua bagian. Pertama adalah warung utama dengan meja dan kursi untuk makan. Disamping warung utama digelar tikar dan meja kecil untuk pengunjung yang ingin makan sambil lesehan. Jika malam tiba, Soto Sampah ramai dikunjungi oleh para mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan di kota Pelajar ini.

Hujan lebat yang sering mengguyur Yogyakarta di malam hari adalah waktu yang pas untuk menikmati sepiring soto hangat ini. Rasanya yang enak, serta harganya yang ‘miring’ membuat pengunjung ketagihan kembali ke tempat ini.

Jika Anda sedang berwisata ke Yogyakarta, Anda cukup berjalan kaki selama lima menit ke arah utara Tugu Yogyakarta untuk dapat sampai di warung soto ini. Letak Soto Sampah ada di gang seberang SPBU Kranggan.

loading...

Empat Pilot TNI Selamat Terkait Kecelakaan Pesawat di Malaysia

Duo Penyanyi Rap Berhijab yang Mendunia