HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

2300 Fakir Miskin Dapat Zakat Baitul Mal, Per orang 200 Ribu

1

HARIANACEH.co.id, SIGLI – Sebanyak 2300 warga fakir dan miskin di Kabupaten Pidie mendapatkan jatah zakat dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) setempat.  Dana yang dikelola oleh Baitul Mal Kabupaten Pidie tersebut merupakan zakat tahun 2014 terkumpul Rp 2,4 Miliar. Namun penyaluran dilakukan bulan Juni 2015. Masing-masing penerima dapat jatah 200 ribu rupiah.

Kepala Badan Baitul Mal Kabupaten Pidie, H. Adnan Saidan, Selasa (30/6/2015) kepada  HARIANACEH.co.id mengatakan, pihaknya dalam melakukan penyaluran zakat kepada warga miskin mengambil data dari pihak kecamatan agar tepat sasaran. “Kita serahkan zakat melalui camat untuk dibagikan kepada penerima.“ kata Adnan di ruang kerjanya.

Agar adanya pemerataan, lanjut Adnan, setiap kecamatan diberikan jatah 100 penerima. Jadi 23 Kecamatan di Kabupaten Pidie total penerima 2300 orang menghabiskan dana sebesar 460 juta rupiah.

Selain untuk warga miskin. Baitul Mal juga menyalurkan zakat kepada 200 pelajar dan mahasiswa dan orang yang bepergian kehabisan bekal. “Kelompok ini masuk dalam katagori Ibnu Sabil. Bagi mereka kita juga pembagian jatah zakat dengan rincian, SMP Rp 300 ribu per siswa, SMA Rp500 ribu per siswa dan Mahasiswa Rp 700 ribu per mahasiswa. Sedangkan untuk oarng bepergian jauh yang kehabisan bekal diberikan berdasarkan jauhnya perjalanan.“ terang nya.

Selanjutnya ada bagian jatah Mualaf, namun tahun ini kata Adnan baru ada 5 Muallaf yang disantuni sementara lainnya belum ada laporan yang masuk ke pihaknya. Untuk Mualaf diberikan 1 hingga 2 juta per keluarga.

Terakhir untuk orang yang  berhutang atau Gharim . Berdasarkan data ada sekitar 10 orang gharim telah diberikan bantuan jatah zakat, masing-masing mereka ada dibantu 1 juta dan ada juga 3 juta. Hal itu dilakukan untuk meringankan beban mereka untuk melunasi hutangnya.

Selain Zakat, Baitul Mal Pidie juga menyalurkan infak kepada 610 santri yang mondok di luar Kabupaten masing-masing santri disantuni Rp 300 ribu yang dserahkan oleh Bupati Pidie Sarjani Abdullah langsung mendatangi pemondokan mereka.

Dalam kesempatan itu, Adnan mengajak seluruh PNS maupun para pengusaha untuk mempercayakan penyaluran dan pengelolaan zakat dan infak kepada Baitul Mal agar adanya pemerataan bagi penerima di seluruh pelosok desa. “Selama ini banyak pengusaha memberikan santunan dan zakat hanya kepada keluarga saja, sehingga warga lainnya tidak kebagian. Jadi dengan ada pengelolaan tentunya akan merata pembagiannya.” Harap Adnan Saidan. (HAI/Ari)

loading...