HARIANACEH.co.id — Jatuhnya pesawat Hercules TNI AU di Simalingkar Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6) sekira pukul 12.20 Wib membuat keluarga Adi Sartika yang merupakan Komisioner Komisi Indenpen Pemilihan (KIP) Aceh Tamiang, Aceh berduka.

Pasalnya, Lettu (Pnb) Hery Syahputra yang terdaftar dalam manifes penerbangan pesawat Hercules dikabarkan meninggal dunia dalam musibah itu. “Ya benar, adik Adi Sartika si Hery merupakan korban jatuhnya pesawat Hercules di Medan, siang tadi,” ungkap Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tamiang, Alhamda di Kualasimpang, Selasa malam.

Alhamda mengakui kabar duka itu benar. Dirinya langsung dikabari Adi Sartika yang saat ini sedang berada di Medan beserta ibu dan keluarga lainnya. “Tadi siang Adi telpon saya kasih kabar dan izin tidak masuk kantor karena akan ke Medan,” terang dia.

Baca Juga:  Puluhan Ketua RT Mundur Untuk Protes Wali Kota Malang

Menurut Alhamda, Lettu (Pnb) Hery Syahputra sejak empat hari lalu berda di rumah orang tuanya di Kualasimpang. Baru subuh sehabis sahur diantar pamannya menuju Lanud Soewarno Medan, karena yang bersangkutan akan kembali bertugas ke kesatuannya.

Ditambahkan, Hery Syahputra merupakan pilot helikopter TNI AU yang bertugas di Pontianak, Kalimantan Barat. Untuk kembali ke tempat tugasnya, almarhum Hery berangkat mengunakan pesawat Hercules naas tersebut.

Berdasarkan pantauan, kediaman orang tua Lettu Hery Syahputra di Kualasimpang sudah bersiap menanti kedatangan jenazah almarhum. Tenda dan bendera kuning juga sudah terpasang sejak sore. Sejumlah kerabat sudah berada di sana menanti jenazah yang kabarnya akan tiba pada Rabu (1/7/2015).

Baca Juga:  Gatot Abdullah Mansyur: Dua WNI yang Tewas di Hongkong Bukan TKI

Sementara, Adi Sartika yang dihubungi dari Langsa mengatakan, dirinya beserta keluarga sedang memberikan data yang dibutuhkan tim identifikasi dari Polda Sumatera Utara. “Sedang di Medan, indentifikasi. Masih tunggu tim DVI, baru jenazah bisa di bawa pulang,” jelasnya. (HAI/Herman)

loading...