HARIANACEH.co.id, SIGLI — Badan Pengawasan obat dan Makanan (BPOM) Aceh awal Juli akan turun kelapangan untuk melakukan merazia pertokoan yang menjual bahan makanan dan Barang Industri di Kabupaten Pidie.Tim terpadu melakukan razia barang  dari kada luarsa serta memeriksa makanan yang mengandung narkoba serta bahan berbahaya lainnya.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian Perdanganan dan Koperasi (Disperindagkop) Pidie, T. Zainal Abidin kepada HARIANACEH.co.id, Selasa (30/6/2015), pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan dari BPOM Aceh. “Kita  akan turun ke lapangan bersama-sama tim untuk melakukan pemeriksaan makanan yang dijajakan baik di perkoan maupun makanan yang dijajakan musimam untuk berbuka puasa.” Ungkap Kadis di ruang kerjanya.

Baca Juga:  Delapan Desa Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar Terendam Banjir

Zainal yang didampngi Kepala Bidang Pengelolaan pasar, Idham menambahkan, kegiatan razia makanan kegiatan rutin atas kerjasama pihaknya dengan BPOM Aceh dalam rangka mengantisipasi beradarnya makanan yang tidak layak konsumsi atau adanya pedagang masih menjual barang kadaluarsa.

Ketika disinggung apa ada sangsi yang diberikan kepada pedagang yang sengaja menjual barang sudah kadaluarsa atau mengandung barang berbahaya? Zainal mengatakan pihaknya akan membuat laporan serta barang bukti disita. “Tentunya sanksinya ada bagi pedagang atau pembuat, termasuk adanya sanksi pidanan.” Jelasnya.

Selain makanan, Tim juga akan melakukan pemeriksaan segala jenis barang bangunan seperti besi dan alat industry yang berdar di Pidie apakah ada standar SNI. Karena, menurutnya sesuai aturan dan undang-undang setap barang industry yang dijual wajib memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). (HAI/Ari)

Baca Juga:  Jusuf Kalla Janji Tuntaskan Aturan Turunan UUPA
loading...