HARIANACEH.co.id — Satu unit rumah milik Zalikha (47) di Desa Peureupok, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, ludes terbakar sekitar pukul 21.35 Wib, Rabu (1/7/2015).

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun dari warga yang melihat kejadian, api berawal dari dapur. “daerah dapur pertama api bermula, ketika saya lihat atap dapur sudah dipenuhi api, kemudian api menjalar  dengan cepat  ke daerah lain.” jelas Muhammad yang juga adik kandung dari korban.

Kejadian tersebut terjadi ketika warga sedang melaksanakan Shalat Terawih, hanya beberapa tetangga yang sempat membantu memadamkan. Namun, api membesar begitu cepat sehingga ludes beserta isinya. Dan diperkirakan mengalami kerugian sebesar 30 Juta Rupiah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca Juga:  Enam Kandidat Gubernur Aceh Terima Nomor Urut

Warga tidak sempat mengeluarkan barang-barang berharga dari dalam rumah, dikarenakan api menjalar begitu cepat. Apalagi atapnya hanya daun rumbia dan dinding bambu sebagiannya papan.

Zalikha (47)  merupakan salah seorang janda miskin di Desa Peureupok, Kecamatan Paya Bakong yang  memiliki 3 (tiga) orang anak, 1 Laki-laki, 2 perempuan. Menurut Rekapitualsi data Puspelkessos Kecamatan, ia termasuk perempuan rawan sosial ekonomi. Hari-hari ia bekerja sebagai petani kebun, buruh kebun.

Mereka tidak sempat mengambil barang-barang berharga dari musibah kebarakan. Saat kejadian, anak pertamanya tidak berada dirumah, sementara Zalikha pingsang saat diberitahu oleh tetanggan bahwa rumahnya sedang dilalap sijago merah. Saat itu Zalikha sedang berada di rumah Ibunya tidak jauh dari tempat kejadian. Saat berita ini ditulis belum ada bantuan apapun dari pemerintah, sehingga  untuk sementara korban menetap di rumah ibunya. Oleh karena itu, mohon kiranya pemerintah setempat dan dinas terkait segera menindaklanjuti atas musibah ini. Mengingat apalagi ini bulan Ramadhan, korban sangat mengharapkan bantuan dari pihak manapun. Semoga. []

Baca Juga:  FPI Aceh : Segera Tahan Ahok
loading...