HARIANACEH.co.id — Sempat buron selama empat tahun, akhirnya jajaran Polres Aceh Timur bersama tim khusus dari Polda Aceh berhasil menangkap Syukriadi alias Gambit tanpa perlawanan di rumahnya Desa Alue Bu Kecamatan Peudawa Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Kamis (2/7/2015).

Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman yang didampingi Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruhu, menjelaskan bahwa tersangka digrebek aparat gabungan dari Polres Aceh Timur dan Tim Khusus Polda Aceh setelah mendapat informasi dari masyarakat.

“Dapat info dari warga terus dikembangkan. Setelah melakukan pengintaian petugas berhasil menangkap tersangka di dalam rumahnya tanpa perlawanan,” ujar Kapolres di Mapolres Aceh Timur, Jum’at (3/7/2015).

Baca Juga:  Syariat Islam Jadi Kendala Pembangunan Olahraga Aceh?

Ditambahkannya, tersangka Gambit tidak melakukan perlawanan saat digrebek petugas karna dia sadar telah menjadi buronan polisi atas sejumlah aksi kejahatan yang dilakukannya dan meresahkan masyarakat.

Dalam penangkapan itu, lanjut Kapolres, polisi berhasil mengamankan senjata api jenis revorver SNW Warana plus enam butir amunisi aktif.

Gambit tercatat sebagai mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang selama ini kerap meresahkan masyarakat atas aksi kriminalnya dengan mengunakan senjata api. Selama empat tahun tersangka menjadi buronan polisi karena adanya laporan masyarakat terkait aksi merampok, menculik, dan menjarah, jelas Hendri Budiman.

“Untuk saat ini ada tiga laporan polisi terkait kejahatan yang dilakukannya. Tidak tertutup kemungkinan ada kejahatan lain yang korbannya tidak melapor karena takut atas ancaman tersangka,” pungkas Kapolres. (HAI/Herman)

Baca Juga:  Korem 012/TU Terima Sosialisasi Permenhan Nomor 44 Tahun 2013
loading...