GAYA HIDUP

Ini Cara Bagaimana Mengasah Kreativitas Si Buah Hati Anda

HARIANACEH.co.id — Dunia anak adalah dunia bermain. Tak hanya memberikan kesenangan kepada anak, dengan bermain, orangtua bisa sekaligus mengasah dan mengembangkan kreativitas anak.

Untuk mengasah kreativitas anak, mainan apapun bisa digunakan, termasuk benda-benda yang ada di sekitar kita. Namun, orangtua harus pintar-pintar memilih mainan yang tak hanya disukai anak, tetapi juga bisa mengembangkan keterampilan dan kreativitasnya.

Psikolog anak Seto Mulyadi menuturkan waktu yang diberikan kepada anak untuk bermain memberikan kesempatan kepada anak untuk mengekspresikan ide-ide serta pemikirannya yang cemerlang.

Ada banyak hal yang bisa diasah melalui mainan anak, salah satunya keterampilan motorik dan koordinasi otot anak. “Secara psikologis, dengan bermain bisa merangsang anak mendapatkan ide-ide unik dan orisinal. Potensi kreatif mereka juga dapat berkembang secara optimal,” ujar Kak Seto.

Untuk meningkatkan keterampilan motorik dan koordinasi otot anak, bisa saja dengan permainan seperti merangkai manik-manik, play dough yang bisa dibentuk-bentuk, atau mainan susun-susun benda.

Berbeda dengan kecerdasan, kreativitas merupakan bagian dari area kemampuan berpikir. Kreativitas harus diasah dan dikembangkan karena tidak bisa berkembang dengan sendirinya.

Kreativitas juga bisa dibangun dari permainan yang bisa dimanfaatkan hasilnya, seperti membuat prakarya atau melipat kertas. Bahkan, dari kertas-kertas yang tak terpakai juga bisa dijadikan sebagai media permainan, seperti membuat bola.

Brand Manager Scotch® PT 3M Indonesia Stephanie Gunawan mengatakan masa perkembangan anak adalah saat yang paling tepat untuk memberikan stimulus demi mendukung proses tumbuh kembangnya, misalnya dengan melakukan banyak kegiatan kreatif.

Salah satu cara yang dapat mendukung mengembangkan kreativitas adalah melalui permainan kreatif, karena seluruh aspek fisik-motorik, kognitif, bahasa, emosi, dan sosial anak dapat terintegrasi dengan baik.

Beberapa permainan kreatif tersebut, di antaranya dengan menciptakan benda dari barang bekas, menggambar, melipat kertas, bermain permainan-permainan edukatif, bernyanyi, bercerita, dan masih banyak lagi.

Orangtua dapat menyediakan sarana yang sesuai sehingga anak dapat mengembangkannya sesuai dengan ide, cara, atau imajinasinya sendiri. Namun perlu diperhatikan, orangtua juga harus memperhatikan keamanan dan kualitas bahan atau alat yang digunakan.

“Melalui peluncuran produk baru Scotch® Expressions Tape dan portal kreatif MyActivityRoom.com, kami mengajak keluarga Indonesia untuk lebih berani berkreasi sambil mengasah kreativitas si kecil,” kata Stephanie.

Meluangkan waktu bersama anak-anak menjadi kesempatan untuk saling berbagi, belajar, dan memahami karakter satu sama lain. Selain itu, dengan berkreasi dan menghabiskan waktu bersama, anak juga dapat merasakan kedekatan dengan lingkungannya, yang akhirnya dapat membantu perkembangan interaksi sosialnya.

Mengajak anak melakukan kegiatan yang menarik dan kreatif seperti berkreasi dengan menyediakan peralatan yang sesuai merupakan salah satu cara yang membuat waktu berkualitas bersama anak menjadi lebih menyenangkan.

Hal ini juga dapat membuat anak lebih berani berekspresi dan meningkatkan kepercayaan dirinya. Seorang anak kemudian menjadi tak ragu untuk mengeksplorasi keadaan di sekitarnya guna mencari inspirasi dan solusi atas masalahnya, berpikir kreatif, imajinatif, dan membuat sesuatu yang mengagumkan.

TERPOPULER

To Top