HARIANACEH.co.id, LONDON — Banyak orang tak mampu mengecap pendidikan yang layak lantaran persoalan biaya. Namun di luar seluruh masalah tersebut, dunia ini faktanya diisi dengan sekolah-sekolah berbiaya sangat tinggi.

Tengok saja The The Institut Le Rosey, sekolah termahal di dunia dengan biaya pendidikan mencapai US$ 140 ribu per tahun atau Rp 1,87 miliar per tahun (kurs: Rp 13.347 per dolar AS). Hanya anak-anak dari miliarder atau pejabat tinggi yang tampaknya bisa duduk di bangku sekolah tersebut.

Dengan biaya semahal itu, para siswa tentu saja mendapatkan fasilitas yang sepadan. Bayangkan saja, sekolah yang ada di Swiss tersebut bahkan memiliki kapal pesiar sendiri, ruang konser, hingga lapangan pacuan kuda sendiri.

Lantas apalagi keunggulan sekolah itu hingga biaya pendidikannya meroket? Berikut ulasan singkatnya seperti dilansir dari laman Daily Mail, Senin (6/7/2015):

Sekolah termahal di dunia

Bukan rahasia lagi, The Institut Le Rosey telah secara luas dipandang sebagai sekolah paling mahal di dunia. Biayanya sangat tinggi hingga mencapai Rp 1,87 miliar per tahun.

Baca Juga:  Menjual Pernak-pernik adalah Sumber Dana Teman Ahok Selama Ini

Sekolah tersebut merupakan tempat anak-anak tokoh ternama dunia mengenyam pendidikan, seperti anak dari Sir Roger Moore dan Elizabeth Taylor. Le Rosey juga merupakan sekolah favorit dari anggota kerajaan di Eropa dan aorang-orang kaya lain.

Mengingat statusnya sebagai sekolah asrama, guru-guru mengajarkan disiplin yang ketat serta senantiasa memantau kerapihan para siswa. Setiap guru juga dipastikan selalu siap mendengarkan masalah para siswa, besar atau kecil.

Fasilitas di Institute Le Rosey

Sebagai sekolah termahal di dunia, Le Rosey tentu tidak main-main dengan fasilitas pendidikan. Fasilitas yang ditawarkan pada anak-anak pejabat atau pengusaha elit itu diantaranya, kapal pesiar serta aula konser dengan kapasitas 1.000 orang.

Tak hanya itu, ada juga lapangan pacuan kuda lengkap dengan 30 kuda terlatih. Para siswa dapat belajar berkuda sebagai salah satu dari mata pelajaran khusus di sekolah tesrebut.

Kampus Le Rosey juga terletak di atas lahan seluas 28 hectare di mana pohon-pohon mengitari bangunan dan lapangan olahraga sekolah. Lingkungan yang luar biasa sejuk itu juga menawarkan berbagai fasilitas kesenian, olahraga dan akademis dengan kualitas nomor satu.

Baca Juga:  Partai Demokrat Minta PDI Perjuangan Tidak Kaku Tanggapi Perpu Pilkada

Sekolah tersebut memiliki 53 ruang kelas dan delapan laboratorium ilmiah. Ada juga ruangan khusus untuk musik, orkestra dan teknologi informasi. Sebagai tambahan, ada 13 ruang bermain dan dua pusat kesehatan.

Siswa dapat bermain golf

Fasilitas olahraga yang lengkap semakin menambah pesona sekolah mahal itu. Para siswa dapat menggunakan lapangan golf untuk berlatih.

Di musim dingin, sekolah dipindahkan ke Resort Gstaad. Dengan seluruh fasilitasnya, sekolah tersebut menerapkan aturan yang sangat ketat. Bahkan, tak ada satu negara pun yang boleh memiliki siswa di atas 10 persen total siswa di sana.

Mantan siswa di sana termasuk King Albert II dari Belgia, Pangeran Rainier dari Monako dan Shah of Iran. Meski semua berasal dari kalangan keluarga elit, tak ada satu siswa pun yang sibuk memamerkan kekayaannya.

Seluruh siswa menuntut ilmu layaknya masyarakat biasa dan seolah tidak memiliki keturunan bangsawan. Pasalnya, jika ada siswa yang merasa kultur sekolah itu tak cocok, dia akan pergi dengan sendirinya.

loading...