HARIANACEH.co.id —┬áMinister Counsellor Kedutaan Besar Cina untuk Indonesia Sun Weide menyatakan pemerintah negara itu menghormati kebebasan beragama. Weide menegaskan tak pernah ada larangan bagi muslim di Cina untuk berpuasa.

“Kaum muslim Tiongkok sedang melaksanakan ibadah Ramadan dalam suasana damai layaknya muslim di Indonesia,” kata Weide di Kedutaan Besar Cina, Kamis (9/7/2015).

Konstitusi Cina, menurut Weide, menjamin kebebasan suku bangsa minoritas untuk beribadah. Weide menyebut ada lebih dari 20 juta muslim di Cina. Sebagian besar, lebih dari 10 juta muslim, bermukim di Xin Jiang. Di provinsi itu bahkan terdapat 23 ribu masjid.

Baca Juga:  Gadis AS Ini Ditemukan di Meksiko Setelah Menghilang Selama 12 Tahun

Sebelumnya, beredar kabar bahwa pemerintah Cina melarang penganut Islam untuk beribadah puasa. Menanggapi kabar tersebut, Weide berujar tak pernah ada aturan resmi yang menyatakan larangan itu.

Hanya saja, menurut dia, Cina memiliki peraturan, yakni agama tak boleh mengganggu urusan pemerintah dan pendidikan. Pemerintah Cina menilai berpuasa akan mengganggu aktivitas warga negara, terutama generasi muda yang harus mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Berdasarkan alasan tersebut, Cina tak menganjurkan warganya untuk berpuasa. Terlebih lagi, Weide menambahkan, suhu di Cina sangat tinggi sehingga tak memungkinkan untuk berpuasa. “Konsentrasi siswa akan terganggu dan tak bisa belajar akibat kepanasan,” ujarnya.

Weide pun mengundang Indonesia untuk merasakan puasa di Xin Jiang. Saat ini kurang lebih ada 14 ribu pelajar Indonesia di Negeri Panda itu.

Baca Juga:  ISIS Klaim Bertanggungjawab Terkait Serangan di Akademi Polisi Pakistan