HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Sarah Mendadak Bisa Bicara Cina Saat Setelah Bagun dari Tidur

3

HARIANACEH.co.id – Wanita Inggris, Sarah Colwill, 40 tahun, yang terbangun dari koma, dilaporkan tiba-tiba bisa berbicara dengan aksen Cina yang kental meski tidak pernah ke Cina. Penyakit langka ini disebut berlaku permanen selama ia hidup.

Sarah, dari Plymouth, Devon, sekitar 380 kilometer di sebelah barat London, Inggris, awalnya mengalami stroke. Ia membuat setiap orang terkejut saat berbicara dengan aksen yang sama sekali berbeda setelah bangun tidur.

Peristiwa itu hanya satu dari sekitar 20 kasus yang diketahui tentang penyakit foreign accent syndrome (SAA) yang pernah ada di seluruh dunia. “Dokter sudah mencoba berbagai perawatan. Mereka mencoba segalanya tapi tidak membuat perbedaan,” kata Sarah.

Menurut Sarah, dokter menyatakan ia menderita penyakit seperti ini selama hidupnya. Hal itu memilukan untuk didengar. Ia mengaku masih pribadi yang sama. “Saya masih Sarah dari Plymouth,” ucapnya.

Sarah sering frustrasi terhadap orang yang kadang belum bisa mengerti keadaannya. Dari pengakuannya, ia merasa gaya bicaranya semakin buruk. “Saya tidak dapat membuat suara saya terdengar berbeda. Aku tidak bisa mengubahnya.”

Penyakit SAA pertama kali diidentifikasi pada Perang Dunia II ketika seorang wanita Norwegia terkena pecahan peluru selama serangan udara. Dia menderita kerusakan otak. Selanjutnya ia berbicara dengan aksen Jerman yang kental. Wanita ini dikucilkan komunitasnya selama periode 1941.

loading...