SAINS

Binatang Penghisap Darah Chupacabra Berhasil Ditemukan

HARIANACEH.co.id — Bigfoot, Yeti atau Unicorn adalah beberapa hewan mitologi yang menurut kabar beberapa orang pernah benar-benar melihatnya. Meskipun para ahli sepakat kalau deretan makhluk tersebut hanyalah imajinasi alias khayalan saja. Namun berbeda dengan Chupacabra, hewan misterius yang konon suka menghisap darah binatang ternak ini pernah ditangkap oleh manusia.

Seperti yang dilakukan oleh seorang pria asal Texas bernama Philip Olivera ini. Pada akhir Mei lalu ia mengaku menemukan seekor Chupacabra. Penasaran seperti apa bentuknya? Simak ulasan berikut.

1. Kronologi Olivera Menemukan Chupacabra

Sebenarnya warga sekitar sering sekali mengatakan kalau menjumpai makhluk ini berkeliaran di daerahRockdale, tempat Olivera bermukim. Bahkan beberapa saksi pun pernah melihat seekor Chupacabra benar-benar menghisap darah hewan ternak seperti yang sering diberitakan itu. Olivera kemudian ingin menangkap hewan ini dibantu oleh dua rekannya, Rocky Howe dan Richard Cook.

Olivera dan Chupacabra buruannya

Olivera dan Chupacabra buruannya. (METRO.CO.UK)

Hingga pada tanggal 31 Mei lalu, Olivera mengaku berhasil mendapatkan seekor Chupacabra setelah anjingnya berhasil memenangkan pertarungan sengit di dekat sungai kecil. Pria lulusan biologi dariTexas University ini kemudian menyimpan bangkainya sebagai barang bukti.

2. Benar-Benar Seekor Chupacabra?

Penemuan Olivera ini mengejutkan banyak orang terutama para ahli. Ada yang menganggap ini benar-benar Chupacabra melihat bentuk fisik yang menyeramkan itu. Seperti yang diketahui, hewan legendaris ini berbentuk seperti anjing berwarna gelap, tidak berbulu lebat, dan punya gigi tajam mencuat.

Olivera yakin hewan ini adalah chupacabra

Olivera yakin hewan ini adalah seekor Chupacabra. (METRO.CO.UK)

Olivera yang juga punya keahlian di bidang biologi juga yakin sekali kalau hewan ini adalah Chupacabra yang terkenal itu. Ditambah dengan ciri lain misalnya cara menggonggongnya yang benar-benar lain

3. Ternyata Hanya Sebuah Coyote

Meskipun yakin ini adalah seekor Chupacabra, namun pendapat Olivera sama sekali berbeda dengan para ahli di Texas University. Mereka mengatakan kalau ini hanyalah seekor coyote biasa. Sedangkan ciri-ciri kulit gelap dan bulunya yang jarang lantaran hewan ini terkena semacam penyakit kulit seperti kudis.

Para ahli sangat yakin bangkai ini adalah seekor coyote biasa. (METRO.co.uk)

Para ahli sangat yakin bangkai ini adalah seekor coyote biasa. (METRO.co.uk)

Menurut seorang mammologist bernama Jonah Evans, sudah cukup sering kasus seperti ini terjadi. Ada dua kali dalam setahun para penduduk menemukan hewan yang dianggap sebagai Chupacabra. Padahal makhluk tersebut tidak lebih hanyalah seekor coyote atau rakun yang mengalami penyakit kulit.

4. Tidak Perlu Pembuktian Lanjut

Jonah juga mengatakan meskipun Chupacabra buruan Olivera dilakukan tes DNA sudah pasti hasilnya akan merujuk kepada rakun dan coyote. Sehingga hal ini sepertinya tidak perlu untuk dibesar-besarkan. Olivera sendiri tetap yakin kalau hewan ini adalah Chupacabra, karena pada beberapa bagian tubuhnya juga terdapat sisik.

Bangkai Chupacabra

Penemuan bangkai lain yang diduga juga seekora Chupacabra. (METRO.co.uk)

Tidak puas dengan penjelasan yang diterimanya, kemudian Olivera juga mengirim foto makhluk ini kepada majalah Sceptical Inquirer. Namun kepala redaksi majalah sains bernama Ben Radford juga mengatakan ini bukan makhluk legendaris yang suka menghisap darah tersebut.

Chupacabra sendiri dikatakan mendiami daerah Amerika Serikat hingga Amerika Selatan. Kasus penemuan Chupacabra sendiri juga sering terjadi. Misalnya pada tahun 1995, 2004 dan 2009. Hampir semua lokasi penemuannya di sepanjang benua Amerika.

Uniknya, Chupacabra ini juga pernah ditemukan di Indonesia lho. Tepatnya di Malang pada bulan Februari 2010. Hewan ini lenyap begitu saja ketika warga beramai-ramai memburunya.

TERPOPULER

To Top