HARIANACEH.co.id — Rektor IAIN Zawiyah Cot Kala Zulkarnaini Abdullah mengajak semua civitas akademika kampus itu untuk memaknai ramadhan sebagai bulan instropeksi diri dalam mengarungi bahtera kehidupan selama sebelas bulan yang lalu.

“Ramadhan membawa manusia menjadi fitrah. Bagaikan terlahir kembali. Karena bulan puasa penuh maghfirah,” kata Rektor  saat menyampaikan tausyiah pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama yang dilaksanakan korps alumni IAIN pimpinannya di Rizki Cafe Langsa, Selasa (14/7/2015).

Sebelumnya, Ketua Umum Korps Alumni Zawiyah Cot Kala (Kopazka) Amiruddin Yahya dalam sambutannya menyatakan umat muslim harus bisa memaknai pelaksanaan puasa ramadhan sebagai kesalehan defensif.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Banda Aceh Apresiasi Upaya Jokowi Menambah Kuota Haji

“Puasa ramadhan merupakan salah satu pilar (rukun) Islam. Puasa juga akan melahirkan pribadi-pribadi yang taqwa,” kata Amiruddin.

Ia mengatakan betapa mulianya ibadah puasa ramadhan yang hakikatnya adalah pengendalian diri dan menempa manusia menuju kesalehan sejati. Karna, lanjutnya, puasa bukan hanya ikhwal personal melainkan menyangkut kehidupan sosial.

“Mari jadikan momentum ramadhan ini untuk mempertebal keimanan dalam rangka menuju insan kamil yang saleh sebagaimana anjuran agama,” paparnya.

Sementara, sekretaris panitia Armansyah menyebutkan jumlah peserta silaturahmi dan buka puasa bersama sejumlah 60 orang yang terdiri dari pihak rektorat dan pengurus koprs alumni perguruan tinggi Islam itu. (HAI/Herman)

loading...