HARIANACEH.co.id — Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1436 Hijriah jatuh pada Jumat (16/7) besok. Keputusan itu diambil setelah tim rukyat berhasil memantau hilal di empat titik di wilayah Indonesia.

“Alhamdulillah tahun ini seluruh umat Islam bersama-sama 1 Syawal yang diselenggarakan pada besok (Jumat),” ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin usai sidang Isbat di Kementerian Agama, Kamis (16/7).

Lukman mengatakan posisi hilal berada di atas kriteria imkanur rukyat. Ada empat lokasi di mana hilal terlihat yaitu di Bukit Condrodipo di Gresik yang disaksikan lima orang serta telah disumpah. Kedua di Tanjung Kodok, Lamongan, ketiga di Bojonegoro dan keempat di Kepulauan Seribu.

Baca Juga:  Selain Kirim Bantuan 2 Miliar, Kemensos Akan Kerahkan 33 Ribu Tagana

“Dengan ada empat titik melihat hilal maka menyepakati sudah 1 Syawal,” kata dia.

Lukman menjelaskan, sidang isbat penetapan 1 Syawal 1436 Hijriah, diawali pemaparan tim hisab dan rukyat kemenag yang menjelaskan posisi hilal pada sore tadi, dari seluruh wilayah tanah air bahkan dari belahan dunia yang lain.

“Meskipun bervariasi, di Pelabuhan Ratu, posisi hilal 3,11 derajat elongasi 5,2 derajat dan umur hilal 9 jam, 26 menit 22 detik. Ketinggian hilal dan elongasi semuanya berada di atas kriteria negara-negara MABIMS yakni Malaysia, Brunei Darusslam, Indonesia, dan Singapura yakni imkanur rukyat,” jelas Lukman.

Lukman menambahkan, berdasarkan posisi hilal yang terlihat di Pelabuhan Ratu, kriteria hilal sudah memenuhi syarat imkanur rukyat. “Dari pendekatan hisab, sesungguhnya memasuki kriteria imkanur rukyat, hilal sudah bisa dilihat.”

Baca Juga:  Ini Alasan Ahok Bela BPJS, Tak Mau Komentari Fatwa MUI

“Dengan adanya 4 titik yang berhasil melihat hilal, seluruh peserta sidang isbat menyepakati malam ini kita sudah memasuki 1 Syawal 1436 Hijriah,” pungkasnya.

loading...