HARIANACEH.co.id — Manuskrip yang diyakini berasal dari naskah Al-Quran tertua di dunia, telah ditemukan di Inggris.

Potongan Al-Quran yang diyakini berasal dari zaman Nabi Muhammad SAW tersebut ditemukan diantara arsip yang tersimpan di Universitas Birmingham, Inggris. Para ahli meyakini bahwa Al-Quran tersebut telah berusia sekitar 1.370 tahun.

“Penemuan potongan Quran tersebut juga bisa membawa kita kembali ke dalam berapa tahun sebenarnya berdirinya Islam,” kata David Thomas profesor Kristen dan Islam University of Birmingham.

Tulisan pada potongan Quran tersebut menggunakan huruf Arab kuno yang disebut Hijazi, naskah berisi bagian-bagian dari Sura (bab) 18 sampai 20. Penanggalan radiokarbon menunjukkan bahwa potongan tersebut ditulis pada kulit kambing atau domba, hampir pasti berasal dari antara tahun 568 dan 645.

Baca Juga:  Proses Meminang yang Sesuai Syari'at
Penemuan penggalan Alquran diharapkan membawa ilmuwan pada tahun penemuan Islam
Penemuan penggalan Alquran diharapkan membawa ilmuwan pada tahun penemuan Islam. (BBC)

Walaupun teknik penanggalan menggunakan radiokarbon tidak mungkin bisa memastikan bahwa bagian-bagian tersebut adalah bagian dari Al-Quran tertua di dunia, namun penggalan ini cukup signifikan.

“Orang yang menulis ini bisa saja kenal dekat dengan Muhammad,” ujar Thomas seperti yang dilansir Time pada 21 Juli 2015.

“Bisa saja dia pernah melihat Muhammad, atau mungkin dia pernah mendengarnya berceramah. Bisa saja dia kenal Muhammad secara pribadi,” tambah Thomas.

Situs universitas melaporkan bahwa potongan tersebut dibawa dari Irak ke Inggris pada sekitar tahun 1920. Manuskrip tersebut merupakan bagian dari dokumen Koleksi Mingana Timur Tengah yang dikumpulkan di tahun 1920-an.