HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Inilah Negara Yang Perokoknya Paling Sedikit di Dunia

32

HARIANACEH.co.id – Turkmenistan tidak sekadar bekas negara Uni Soviet yang memiliki cadangan gas alam melimpah. Laporan badan kesehatan PBB, WHO, menyebutkan, Turkmenistan adalah negara yang memiliki perokok paling sedikit di seluruh dunia.

Margaret Chan, Direktur Umum WHO menyampaikan hal itu setelah mengunjungi Turkmenistan pada Selasa 21 Juli 2015.

“Kajian WHO terbaru menunjukkan Turkmenistan hanya memiliki 8 persen  perokok dari total populasi,” kata  Chan kepada Presiden Gurbanguly Berdymukhamedov dalam forum kesehatan yang dihelat di ibukota Ashgabat.

“Ini paling rendah di seluruh dunia. Saya ucapkan selamat atas pencapaian ini,” ucap Chan.

Sejak 2011 silam, Turkmenistan telah meratifikasi kerangka kerja konvensi pengendalian tembakau. Pada saat itu, pelarangan rokok di tempat umum juga sudah mereka berlakukan.

Mundur ke tahun 1990, 27 persen laki-laki di atas 15 tahun dan 1 persen dari populasi wanitanya adalah perokok. Satu dekade kemudian Turkmenistan melarang rokok di tempat publik, gedung pemerintah dan militer, maupun segala jenis pemasarannya.

Sebagai perbandingan, 31,1 persen jumlah populasi pria di atas 15 tahun di seluruh dunia mengisap rokok. Sedangkan 6,2 persen populasi wanita di semua penjuru tercatat sebagai perokok.

Ketua Sekretariat konvensi bernama Vera Luiza da Costa e Silva menantang negara-negara di kawasan Asia Tengah untuk terus menekan jumlah perokok ke angka 5 persen  ke depannya.

Pemimpin Turkmenistan sebelumnya, Saparmurat Niyazov dalam upaya menekan konsumsi rokok membuat program  membangun 36 kilometer “jalan menuju kesehatan”. Niyazov membangun jalan sepanjang daerah pegunungan yang mengelilingi Ashgabat untuk menentang konsumsi rokok.

Niyazov juga berhasil memaksa pegawai pemerintahan ikut ambil bagian dalam program  menekan konsumsi rokok.  Setelah  Niyazov meninggal dunia, program ini  dilanjutkan oleh Berdymukhamedov, seorang dokter gigi penggemar olahraga berkuda yang mulai berkuasa pada 2006.

April silam, Turkmenistan menggelar bulan latihan dan olahraga nasional. Kegiatan tersebut mereka sebut dengan slogan “kesehatan dan kebahagiaan.”

Komentar
Sedang Loading...
Memuat