HARIANACEH.co.id — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 308 titik api yang tersebar diseluruh wilayah di Sumatera. Bahkan di Riau ada 122 titik api hingga menyebabkan jarak pandang hanya satu kilometer (Km).

“Asap menutup wilayah Pekanbaru. Jarak pandang di Pekanbaru pada pagi hari hanya 1 km karena tertutup asap karhutla. Sedangkan di Dumai 3 km, Pelalawan 3 km, dan Rengat 3 km tertutup kabut,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho seperti diberitakan Metrotvnews.com, Minggu (26/7/2015).

Sutopo mengatakan, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) makin nyata ke depan jika tidak diantisipasi secara intensif. Menurut dia, bukan hanya fokus pada pemadaman tetapi upaya pencegahan harus ditingkatkan.

Baca Juga:  Tokoh Agama Berkumpul di Mabes Polri Terkait Konflik Tolikara

“Jika tidak, maka kebakaran hutan dan lahan bakal terulang seperti tahun-tahun sebelumnya. Apalagi tahun 2015, El Nino moderate makin menguat, sehingga diperkirakan kemarau hingga November 2015,” tegasnya.

Kata Sutopo, pihaknya tengah melakukan upaya pemadaman karhutla baik melalui darat dan udara dengan mengerahkan dua pesawat terbang untuk operasi hujan buatan di Riau dan Sumsel. BNPB juga menyewa helikopter berkapasitas besar untuk pemboman air dan ditempatkan di Riau 2 unit.

Adapun 308 titik api yang tersebar di Sumatera adalah, Riau 122, Sumsel 59, Jambi 58, Bengkulu 10, Sumbar 19, Sumut 25, Babel 9, Kepri 1 dan Lampung 5. Riau sebagai daerah langganan karhutla tetap saja terbakar. Dari 122 hotspot tersebar di Bangkalis 17, Kampar 16, Dumai 7, Kuansing 4, Pelalawan 44, Rohil 5, Rohul 2, Siak 5, Inhil 8, dan Inhu 14.

Baca Juga:  Untuk Ikut ISIS, Ba’asyir Bantah Baiat Napi Nusakambangan
loading...