EDUKASI

TNI Dilibatkan Menteri Nasir pada Ospek Mahasiswa Baru 2016

HARIANACEH.co.id — Kegiatan orientasi mahasiswa baru (Ospek) tahun depan akan melibatkan pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI). “Tentara mengajarkan bagaimana mereka memiliki rasa membela negara, ini bukan militerisme ya,” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir pada acara Halal Bihalal Partai Kebangkitan Bangsa, Minggu (26/7/2015) di Jakarta.

Nasir telah bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Dia meminta Kodam di berbagai daerah dapat bekerja sama dengan para rektor dalam kegiatan Ospek tahun depan.

Untuk kegiatan Ospek tahun 2015,  Nasir yang mantan Rektor Universitas Diponegoro,  menginstruksikan agar tidak ada kegiatan perpeloncoan.

Menurutnya, Ospek harus bisa menjadi kegiatan yang mengenalkan mahasiswa baru tentang kampus. Ia meminta agar pada Ospek 2015, ada tambahan materi yang diajarkan kepada mahasiswanya, yaitu memperkenalkan wawasan kebangsaan. “Ini bagian dari revolusi mental,” katanya.

Pada materi ini diharapkan mahasiswa akan memiliki rasa kepedulian terhadap bangsa. “Agar mereka bisa memiliki rasa bela negara,” katanya.

Bila masih ada Ospek yang melakukan tindakan perpeloncoan, Nasir tidak segan-segan memberikan tindakan. Bila siswa senior melakukan perpeloncoan, Rektor akan memberikan hukum. “Bila perpeloncoan dilakukan atas perintah Rektor, Rektor akan kami beri sanksi karena indisipliner,” kata Nasir.

Pelaksanaan ospek atau MOS seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi siswa dan mahasiswa baru. Sebab, dalam ajang tersebut biasanya mereka diminta untuk membawa barang dan melaksanakan tugas tertentu. Bahkan beberapa kali sempat terjadi kekerasan di ajang tahunan tersebut.

TERPOPULER

Keatas