HARIANACEH.co.id, TEPI BARAT — Sebuah rumah warga di Palestina dibakar oleh kalangan ekstrimis Yahudi. Seorang anak tewas dalam kejadian ini.

Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Peter Lerner menyebut insiden itu menunjukkan tindakan terorisme yang biadab.

Polisi Israel mengatakan seorang balita Palestina berusia 18 bulan tewas dan beberapa lainnya cedera dalam kebakaran rumah yang dicurigai dilakukan oleh kelompok ekstremis Yahudi di Tepi Barat.

Pihak berwenang mengatakan para pembakar menyulut api pada Jumat pagi (31/7/2015) di Desa Duma. Mereka menuliksan kata-kata berbahasa Ibrani pada dinding sebelum melarikan diri.

Pasukan Israel saat ini sedang mencari para tersangka. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengutuk pembakaran itu.

Baca Juga:  Serang Sekolah PBB, Ban Ki-Moon Tuduh Israel Lakukan Tindakan Kriminal

“Saya terkejut atas tindakan keji dan mengerikan ini. Ini adalah tindak terorisme. Negara Israel mengambil sikap yang kuat menentang terorisme siapapun yang melakukannya,” ucap Netanyahu, seperti dikutip VOA Indonesia, Jumat (21/7/2015).

“Insiden itu tidak kurang dari tindakan terorisme yang biadab. Kami tidak akan membiarkan teroris mencabut nyawa orang Palestina,” sebut Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Peter Lerner .

Ektrimis sayap kanan Israel selama bertahun-tahun telah menyerang warga Palestina, warga Israel keturunan Arab dan bahkan pangkalan-pangkalan militer Israel dalam menentang apa yang mereka pandang sebagai kebijakan pemerintah yang memihak orang Palestina.

loading...