HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pertanyakan Fee Proyek, Eks Kombatan GAM Demo Bupati Aceh Timur

9

HARIANACEH.co.id – Mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Aceh Timur, Senin (3/8/2015), sekira pukul 10.00 Wib mengelar aksi damai di gedung pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Timur di Idi. Aksi itu ekses dari tersebarnya isu adanya indikasi pemotongan dana sebesar 10 persen dari setiap pelaksanaan proyek yang bersumber dari anggran pendapatan belanja kabupaten itu.

Puluhan orang yang mengatasnamakan kombatan tersebut, menuding Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur , Hasballah M Thaib dan Syahrul Syamaun telah melakukan pemotongan dana proyek dengan dalih untuk alokasi anggaran yang diperuntukan bagi kesejahteraan eks kombatan, anak yatim dan janda korban konflik.

“Kami datang untuk mempertanyakan kemana uang potongan fee proyek sebesar 10 persen dipergunakan oleh bupati,” teriak Syaifuddin alias Kumis saat memimpin orasi.

Dikatakannya, atas nama kombatan GAM dan KPA tidak pernah menerima dana 10 persen dari proyek yang disebut-sebut diperuntukkan untuk kesejahteraan kombatan itu. Selain itu, dia mempertanyakan kepada Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib terkait adanya pemotongan dana 10 persen dari proyek di daearah itu. Padahal, kata dia, pihaknya tidak pernah menerima dan tidak pula meminta jatah 10 persen dimaksud.

Menurutnya, pemerintah Aceh Timur di bawah kepemiminan Hasballah M Thaib dan Syahrul Bin Syamaun hampir tiga tahun berjalan. Akan tetapi belum ada sedikit pun, dirinya dan sejumlah anggota KPA lain menerima hasil dari pemotongan dana 10 persen dimaksud.

“Jangan mengatasnamakan KPA jika itu untuk kepentingan oknum tertentu atau pribadi,” sebut Kumis.

Setelah puas berorasi, massa yang mengatasnamakan kombatan dan KPA itu membubarkan diri secara tertib dibawah penggawalan ketat aparat keamanan.

Tak berselang lama, datang sekelompok massa lain dari Pemuda, Mahasiswa, Persatuan Geuchik serta Partai Aceh setempat.

“Kami mendukung Bupati Hasballah M Thaib (Rocky) dan Wabup Syahrul Bin Syamuan dalam melaksanakan pembangunan di Aceh Timur,” ujar Benny Kelda salah seorang orator dalam aksi kedua ini, seraya menambahkan pemuda dan mahasiswa mendukung Pemerintah Aceh Timur menjalankan dan menuntaskan program pembangunan.

IMG_20150803_163527
Sejumlah massa terlihat sedang menggelar aksi damai di pusat pemerintahan Aceh timur di Idi. eks kombatan itu mempertanyakan kejelasan perihal pemotongan dana 10 persen dari proyek di daerah itu yang dikabarkan untuk kesejahteraan kombatan, Senin (3/8/2015). (HARIANACEH.co.id/Herman)

Sementara itu, koordinator aksi Irwanda mengatakan, bahwa KPA/PA dan masyarakat Aceh Timur mendukung kepemimpinan bupati dan wakil bupati yang selama ini dirasa telah bekerja optimal dalam mensejahterakan rakyat dan pembangunan di daerah itu.

Karenanya, Irwanda meminta kepada siapapun untuk tidak menciptakan isu miring terhadap kepemimpinan Rocky-Syahrul di Aceh Timur.

Seperti diketahui, isu pemotongan dana proyek di Aceh Timur sebesar 10 persen bermula ketika sejumlah anggota KPA menyandera mobil yang ditumpanggi istri Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syamaun saat menghadiri acara jambore PKK tingkat provinsi Aceh di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh, Senin (8/6/2015). (HAI/Herman)

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time