HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

459 Warga Sipil Tewas dalam Serangan Udara AS di Suriah dan Irak

7

HARIANACEH.co.id, BAGHDAD – Serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat (AS) di Irak dan Suriah, dikabarkan telah menewaskan 459 warga sipil dalam satu tahun terakhir.

Laporan yang diutarakan oleh kelompok monitoring independen, Airwars menyatakan serangan yang ditujukan kepada kelompok ekstremis, secara spesifik menewaskan 57 jiwa dan menyebabkan 48 lainnya tewas dalam serangan dari rekan sendiri. Disebutkan bahwa serangan itu telah menewaskan 15 ribu anggota Islamic State (ISIS).

Namun Airwars mengakui kesulitan untuk  melakukan verifikasi informasi di wilayah yang dikuasai oleh ISIS. Kelompok tersebut kerap melakukan penculikan dan membunuh jurnalis serta aktivis asing.

“Hampir seluruh klaim kematian non kombatan berasal dari serangan pasukan koalisi yang muncul dalam waktu 24 jam. Sebagian foto menunjukkan bahwa banyak dari tubuh korban yang hancur,” laporan Airwars, seperti dikutip Reuters, Selasa (4/8/2015).

“Dalam konteks ini, kebijakan dari pihak koalisi untuk membantah adanya korban di warga sipil, tidak masuk akal. Ini juga memunculkan risiko dari pihak ISIS dan kekuatan lainnya, yang akan menjadikan hal tersebut sebagai alat propaganda,” lanjut laporan tersebut.

AS melancarkan serangan udara di Irak pada 8 Agustus 2015 dan di Suriah pada 23 September 2015, untuk menargetkan kepada ISIS. Negara-negara lain juga bergabung dengan koalisi tersebut. Hingga saat ini sudah 5.800 serangan udara dilesakkan ke kedua negara tersebut.

Sebelumnya AS sudah mengakui dua warga sipil dalam serangannya. Dua anak kecil dikabarkan terbunuh dalam serangan udara AS yang menargetkan militan terkait dengan Al Qaeda di Suriah.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time