HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Uang USD700 Juta dalam Rekening PM Malaysia Bukan Uang Korupsi

14

HARIANACEH.co.id – Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) hari ini mengatakan Rp9.4 Triliun yang disalurkan ke rekening pribadi Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak merupakan kontribusi donor.

Ini bukan dari perusahaan terkait 1Malaysia Development Berhad (1MDB) seperti diklaim pihak tertentu, katanya dalam satu pernyataan tadi.

“Laporan hasil investigasi terkait dana Rp9.4 Triliun dirujuk dan diinformasikan kepada Jaksa Agung.

“Hasil penyelidikan menemukan, dana sebesar Rp9.4 Triliun yang diduga dimasukkan ke dalam rekening milik perdana menteri adalah kontribusi donor, dan bukannya dari dana 1MDB,” kata SPRM.

Ia juga menjelaskan, saat Satuan Tugas Khusus didirikan, penyelidikan SPRM hanya memfokuskan pada isu terkait dengan SRC International Sdn Bhd dan masuknya dana Rp9.4 Triliun ke dalam akun Najib itu.

Sementara, pihak Polis Diraja Malaysia (PDRM) pula katanya, melakukan investigasi terkait dengan 1MDB, sementara Bank Negara Malaysia melakukan penyelidikan terkait dengan metode dan pengaturan keuangan.

Awal bulan lalu The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan sekitar US $ 700 juta (Rp9.4 Triliun) dipindahkan di antara lembaga pemerintah, bank dan badan yang terkait dengan 1MDB dan berakhir di akun pribadi perdana menteri dalam 5 deposito terpisah.

Najib membantah tuduhan itu dan mengklaim ia konspirasi politik lawan termasuk mantan perdana menteri, Tun Dr Mahathir Mohamad tetapi WSJ menegaskan penyelidikan mereka berlandaskan dokumentasi kokoh.

Gugusan tugas khusus itu sebelumnya dilaporkan membekukan 6 akun bank termasuk milik SRC International, bekas anak perusahaan 1MDB yang sekarang milik Departemen Keuangan.

Namun, SPRM dalam kenyataannya hari ini mengatakan, penyelidikan pihaknya terkait isu SRC International masih berjalan.

SPRM sekaligus menjamin penyelidikan akan dilakukan dengan bebas, transparan dan profesional, serta mengharapkan semua pihak bersabar dan memberi ruang kepada SPRM melakukan penyelidikan dengan lengkap.

Tentang penyelidikan polisi atas pegawai SPRM, ia mengatakan, pihaknya akan memberikan kerjasama sepenuhnya.

Badan itu juga mengulangi tiada pegawai SPRM yang terlibat dalam konspirasi menjatuhkan pemerintah, tetapi mereka semata-mata hanya menjalankan tugas dan fungsi sebagai komisi yang independen.

“Sebagai komisi yang independen, SPRM bertanggung jawab melakukan investigasi dengan bebas, transparan dan profesional, tanpa pilih kasih dan tidak peduli siapa yang terlibat.

“SPRM tidak akan membiarkan pihak manapun mempengaruhi atau campur tangan dalam penyelidikan yang dilakukan,” katanya, menyarankan orang agar tidak membuat spekulasi sehingga penyelidikan tentang hal ini selesai.

Sekjen PKR Rafizi Ramli sebelumnya hari ini mengatakan, tidak mustahil isu transfer uang dari 1MDB ke rekening pribadi perdana menteri akan ditutup karena ditemukan tidak ada unsur korupsi.

Katanya, tindakan Najib membangkitkan kembali isu pendanaan politik adalah usaha tersusun mengalihkan fokus dari 1MDB, seperti ada upaya tersusun oleh pimpinan Umno untuk membawa masalah baru yaitu pembiayaan partai politik

Komentar
Sedang Loading...
Memuat