HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ditangan Remaja Ini Printer Disulap Jadi Pendeteksi Penyakit Jantung

10

HARIANACEH.co.id – Adriel Sumathipala berhasil mengubah printer menjadi sebuah alat pendeteksi penyakit jantung.

Selama ini mendeteksi penyakit jantung dilakukan dengan cara mengecek kadar kolesterol dalam darah. Tes tersebut harus dilakukan di lab, memakan biaya yang tak sedikit, dan waktu satu atau beberapa hari.

Adriel Sumathipala berusaha mencari solusi agar cara mendeteksi penyakit jantung bisa lebih mudah dan murah. Ia pun memiliki ide untuk langsung mengukur kadar LDL teroksidasi dalam darah sebagai indikator risiko penyakit jantung dibanding mengukur kadar kolesterol total.

Remaja 16 tahun ini pun memiliki ide mengukur Ox-LDL menggunakan printer. Ya, printer yang biasanya digunakan untuk mencetak itu diubah menjadi pendeteksi risiko penyakit jantung di tangan remaja pria ini. Printer inkjet dimanfaatkannya untuk menyimpan enzim ke dalam dua sensor LD yang telah dikembangkannya.

Adriel Sumathipala
Adriel Sumathipala. (Rimanews)

Sensor tersebut dapat menunjukkan apakah enzim mengandung kadar Ox-LDL tinggi atau rendah.

Dengan cara ini, tes untuk mendeteksi risiko penyakit jantung hanya memerlukan biaya murah dan hasilnya cepat diketahui.

Temuan ini tak didapat Adriel dalam sekejap. Ia menghabiskan waktu dua tahun untuk mengembangkan alat tersebut deserta dibantu guru biologinya.

Adriel terpilih sebagai salah satu dari 22 peserta yang lolos dalam final Google Science Fair.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat