HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Masyarakat Aceh Tamiang Tuntut PTPN I Untuk Hentikan Pabrik PKS T Seumentok

7

HARIANACEH.co.id, TAMIANG – Aksi lanjutan GEMPUR dilakukan dengan cara yang berbeda pada Senin siang kemarin (14/12/2015) yang dihadiri oleh ratusan masyarakat terdiri dari lima gampong yang terkena dampak polusi udara yang disebabkan oleh mesin pabrik PKS T Seumentok  (PTPN I), masyarakat sekitar menganggap bahwa mesin pabrik sudah tidak layak pakai dan dapat merusak kesehatan masyarakat.

Dalam aksinya ini para demonstran menginginkan pihak eksekutif dan legislatif hadir untuk memediasi apa yang menjadi tuntutan mereka.

Ketua DPRK Aceh tamiang, Ir rusman dijemput langsung oleh demonstran dan masyarakat untuk dapat memediasikan tuntutan mereka. Ketua DPRK Aceh Tamiang ini terpaksa harus ikut naik ke mobil yang dikendarai demonstran. “Saya ada disini karena masyarakat, saya akan ikut bersama kawan-kawan dan berusaha sebaik mungkin untuk dapat memediasi tuntutan ini kepada pihak PTPN I secara arif dan bijaksana,” imbuhnya.

Justru malah sebaliknya, ketika demonstran tiba di kantor Bupati Aceh Tamiang, Bupati, Wakil bupati serta Sekda lagi tidak ada di tempat dengan alasan lagi keluar kota kata salah seorang pegawai kantor Bupati. Spontan demonstran pun langsung berang, karena surat pemberitahuan tersebut sudah dilayangkan berapa minggu lalu. Hampir terjadi kontak fisik antara demonstran dan pihak kepolisian, demonstran secara seporis melempar minuman Aqua gelas yang ke arah pintu masuk kantor bupati dan mengenai pihak kepolisian. Ketua DPRK Ir. Rusman langsung mengambil sikap dan berkoordinasi dengan koordinator aksi untuk meredam tindakan anarkis tersebut.

Helmi yang saat ini yang menjabat sebagai Asisten 1, ketika diajak untuk mewakili pihak eksekutif,  sempat marah dan melontarkan kalimat “Pemerintah bukan pendemo,” ketusnya. Dalam hal ini sebenarnya Pendemo sudah memberikn pemahaman bahwasa pemerintah diminta memediasi masyarakat dengan PTPN I.

Harapan demonstran tidak tercapai sepenuhnya karena tidak ada pihak eksekutif yang memediasikan tuntutan demonstran, tapi para demonstran tetap semangat untuk terus mendatangi PKS T Seumantok, dan menuntut agar pihak PTPN I memenuhi tuntutan masyarakat yang terkena dampak dari mesin pabrik PKS T Seumentok  (PTPN I).

Ketua DPRK, Ir Rusman dan tokoh masyarakat yang dianggap dapat dipercaya dalam dipersilahkan masuk dan bertemu dengan pihak PTPN I yang diwakili kabag humas PTPN I Saifullah serta didampingi pula manager PKS T Seumentok dan dari media tersebut lahirlah kesepakatan diantaranya sebagai berikut:

  1. Pihak PTPN I akan mengundang Muspida, para demonstran dan tokoh masyarakat sekitar pada tanggal 15 Desember 2015, membahas hal yang menjadi tuntutan GEMPUR dan masyarakat.
  2. Pihak PTPN I harus segera menghentikan pengoperasian mesin yang mengakibatkan polusi udara.
  3. Pihak PTPN I tetap membantu kegiatan masyarakat, walaupun dana CSR tidak pantas untuk diberikan kaena PTPN I sedang dalam keadaan rugi

Aksi ini berlangsung kurang lebih 4 jam, para demonstran berjanji akan hadir kembali pagi ini Selasa (15/12/2015) untuk mendengarkan secara langsung pernyataan pihak PTPN I dalam menyikapi tuntutan mereka. (HAI/Dely)

loading...