HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Si Mantan Tukang Beras Dialah Setya Novanto

6

HARIANACEH.co.id — Setya Novanto akhirnya resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR RI, hal ini membuat semua pihak terkejut. Pasalnya, Setnov, panggilan akrabnya memilih mundur di penghujung sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang hampir memutuskan nasibnya.

Siapa sangka, jalan hidup Novanto ternyata lebih rumit dari jalannya sidang MKD yang berbelit-belit. Tak banyak yang tahu Setnov muda memulai hidupnya dari penjual beras dan madu. Kala itu, dia harus memutar otak untuk bertahan hidup lantaran garis kemiskinan yang membelenggunya.

Seperti yang dikutip dari sejarahri.com, Setnov kecil memiliki cita-cita untuk bersekolah di Ibu Kota. Untuk menggapai hal tersebut, Setnov muda sempat menjadi sales di sebuah perusahaan mobil. Karena keuletanya, Setnov pun dipercaya sebagai kepala penjualan mobil di wilayah Indonesia Timur sembari menempuh kuliah di Jakarta.

Berawal perkenalannya dengan salah satu ayah temennya, Pria kelahiran 12 November 1954 ini pun mulai mengembangkan kemampuan bisnisnya. Ia sempat diminta untuk mengembangkan bisnis di SPBU di daerah Cikokol, Tangerang. Ternyata usaha tersebut berhasil.

Berbekal dengan sejumlah pengalaman bisnis, mantan pimpinan DPR RI ini mantap untuk membuka perusahaan dengan sejumlah temannya di bidang peternakan. Usaha Setnov moncer, dia pun membuka perusahaan sendiri dibidang transportasi.

Sukses menjadi pengusaha, Setnov pun memilih untuk terjun di area politik. Dewa politik pun berpihak kepadanya: Setnov menjadi anggota DPR RI sudah tiga periode atau selama 15 tahun lamanya dia menjadi wakil rakyat di Senayan. Bahkan pada periode 2014-2019 dia terpilih menjadi Ketua DPR RI.

Kasus membelit Setnov

Sejumlah kasus dugaan korupsi sempat membelit Setnov, mulai dari kasus hak piutang (cessie) PT Bank Bali kepada Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI), kasus pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara elektronik (e-KTP) untuk tahun anggaran 2011-2012.

Serta, Setya Novanto pernah diperiksa terkait perkara suap pembangunan lanjutan tempat Pekan Olahraga Nasional XVII. Bahkan, ruang kerja setnov di DPR sempat digeledah oleh Penyidik KPK, pada 19 Maret 2013. Namun, Setnov berhasil lolos dari jeratan hukum.

Kini, Setnov si penjual beras kembali tersandung masalah besar. Dia diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo demi memuluskan langkahnya memperoleh saham PT Freeport Indonesia. Atas tindakannya, MKD pun langsung bergerak mengadili etika Setnov.

Namun, belum rampung benar putusan MKD, Setnov akhirnya memilih untuk mengundurkan diri. Adapun Wakil ketua MKD, Sufmi Dasco Ahmad langsung membacakan surat pengunduran diri Novanto pada rapat tertutup MKD kemarin malam.

“Saya bacakan surat yang saya terima langsung dari yang bersangkutan: Sehubungan dengan penanganan pengaduan etika yang sedang berlangsung di DPR RI, dengan ini saya menyatakan pengunduran diri dari Ketua DPR RI 2014-2019,” kata Sufmi, Rabu 16 Desember 2015.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time