HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

320 Teroris Tewas Akibat 59 Serangan Yang Dilancarkan Rusia di Suriah

3

HARIANACEH.co.id – Rusia terus melancarkan serangan udara ke wilayah Suriah selama 24 jam terakhir. Serangan ke wilayah teroris itu dikabarkan menewaskan 320 militan.

Menurut Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov, 59 serangan dilakukan selama 24 jam terakhir. Menurutnya 212 sasaran teroris berhasil dihantam serangan itu.

“Selama 24 jam terakhir, lebih dari 320 militan dan 34 kendaraan militer berhasil dihancurkan. Ini termasuk dua tank, satu kendaraan tempur infanteri dan 15 mobil yang dilengkapi senjata otomatis Shpagin,” tutur Konashenkov, seperti dikutip Tass, Kamis (17/12/2015).

“Sekitar 59 serangan diarahkan kepada 212 target di Aleppo, Idlib, Latakia, Hama, Homs, Hasakah dan provinsi Raqqah,” lanjut Konashenkov.

Selain itu, Konashenkov menambahkan pesawat jet tempur Rusia juga berhasil menghasilkan basis pertahanan terselubung dari kelompok ISIS. Basis tersebut berada di Provinsi Homs.

“Di sekitar pemukiman Al-Qaratein di provinsi Homs, bomber Sukhoi Su-24M menghancurkan basis terselebung ISIS. Basis itu berupa bunker bawah tanah tempat pos komando, depot amunisi dan barak dari kelompok militan itu,” imbuh Konashenkov.

Konashenkov menambahkan jet tempur Sukhoi Su-25 juga berhasil menghancurkan lokasi pertahanan ISIS di Provinsi Idlib. Fasilitas itu berada di wilayah Maaret En Numan, yang diisi penuh dengan amunisi.

“Kami mendapatkan informasi fasilitas ini dari perwakilan oposisi Suriah. Setelah melakukan pemeriksaan melalui pusat informasi di Baghdad dan melalui pemantauan oleh pesawat tak berawak, kami menghancurkan fasilitas itu dengan serangan dari jet tempur Su-25,” tegas pria berpangkat jenderal itu.

Rusia melancarkan serangan udara ke Suriah berdasarkan permintaan dari Presiden Bashar Al-Assad sejak 30 September lalu. Sejak serangan itu dimulai, menurut Kepala Direktorat Operasi Rusia Sergey Rudskoy, pilot Negeri Beruang Merah sudah 4.200 misi termasuk 150 misi dengan pesawat strategis.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat