HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Go-Jek dkk Tetap Beroperasi, Jokowi Langsung Pasang Badan

2

HARIANACEH.co.id – Keputusan Kementerian Perhubungan melarang Go-Jek dan layanan transportasi berbasis daring (online) lainnya beroperasi, menuai kecaman dari netizen. Netizen bukanlah satu-satunya pihak yang mendukung Go-Jek. Melalui akun Twitter resmi miliknya, Presiden Joko Widodo juga menyuarakan Go-Jek.

Kementerian Perhubungan lalu mengubah keputusan mereka. Melalui Twitter, mereka menjelaskan bahwa Go-Jek atau layanan transportasi berbasis daring lainnya masih diperbolehkan untuk beroperasi selama belum ada transportasi umum yang layak untuk digunakan sebagai pengganti.

Inilah penjelasan Kementerian Perhubungan:

Kemarin, Kamis (17/12/2015), dalam sebuah konferensi pers, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono, mengatakan bahwa larangan layanan transportasi daring muncul karena layanan tersebut dirasa tidak memenuhi ketentuan sebagai angkutan umum.

“Ketentuan angkutan umum adalah minimal harus beroda tiga, berbadan hukum, dan memiliki izin penyelenggaraan angkutan umum,” kata Djoko, seperti yang diberitakan oleh Kompas. “Apa pun namanya, pengoperasian sejenis, Go-Jek, Go-Box, Grab Bike, Grab Car, Blue-Jek, Lady-Jek, dilarang.”

Hal ini menuai kecaman dari netizen yang menunjukkan protes mereka melalui tagar #SaveGojek.

loading...