HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Remaja Dilarang di Uni Eropa Gunakan Media Sosial Tanpa Izin Orangtua

1

HARIANACEH.co.id – Di Uni Eropa, para pembuat hukum telah setuju untuk mengesahkan sebuah peraturan baru yang melarang anak di bawah umur 16 tahun untuk mengguna Walau kan layanan online, yang mengumpulkan data pengguna.

Dengan kata lain, anak-anak di bawah umur 16 tahun tidak bisa menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Snapchat tanpa persetujuan orangtua mereka.

Seperti yang dilaporkan oleh Recode, dampak paling jelas dari peraturan baru ini adalah berkurangnya total pengguna Facebook, Snapchat dan media sosial lainnya. berapa banyak pengurangan tersebut masih belum diketahui karena belum ada data yang menyebutkan jumlah pengguna remaja. Satu hal yang pasti, remaja merupakan salah satu sasaran favorit pengiklan.

Selain itu, selama ini, remaja dijadikan penguji tidak resmi untuk mengetahui apakah sebuah fitur baru atau layanan baru akan sukses. Para investor, pengusaha atau pengiklan dapat tahu layanan atau fitur baru apa yang akan populer berdasarkan reaksi para remaja.

Orang-orang yang menentang regulasi ini berargumen bahwa adanya peraturan baru ini dapat memberikan dampak sosial yang tidak ringan. Layanan seperti Facebook, Twitter dan Snapchat merupakan media utama yang digunakan oleh para remaja untuk berkomunikasi.

Bahkan terkadang, media sosial dapat menjadi penyelamat nyawa mereka.

“Sayangnya, kita semua tahu bahwa tidak semua orangtua akan memberikan yang terbaik untuk anak mereka. Internet dapat menjadi penyelamat bagi anak-anak yang berusaha untuk mencari bantuan ketika mereka disiksa atau tinggal bersama keluarga yang memiliki kecanduah terhadap narkoba atau alkohol,” kata Janice Richardson, mantan programmer untuk Insafe Safe Internet Network.

Satu kabar baik untuk Facebook dan media sosial lainnya adalah peraturan ini masih dapat berubah sesuai dengan negara masing-masing. 28 negara yang menjadi anggota Uni Eropa dapat menyesuaikan batasan umur yang ada pada peraturan ini, yaitu sekitar 13 hingga 16 tahun.

Karena itu, mungkin, di beberapa negara, tidak akan ada perubahan yang terjadi karena peraturan ini diresmikan. Facebook dan Twitter menolak untuk memberikan komentar.

loading...