HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Lino Masih Berpeluang Jadi Tersangka di Bareskrim Meski Sudah Jadi Tersangka di KPK

4

HARIANACEH.co.id – Kapolri Jenderal Badrodin Haiti‎ menegaskan Richard Joost Lino masih berpeluang menjadi tersangka di Bareskrim Polri. Meskipun kini, Lino sudah menjadi tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menurut Badrodin, kasus yang ditangani KPK dan Bareskrim jelas berbeda. “Bisa (menjadi tersangka). Tergantung faktanya,” kata Badrodin usai peringatan ke-67 Hari Bela Negara di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (19/12/2015).

Sejauh ini, kata Badrodin, polisi masih fokus menyidik dugaan tindak pidana pencucian uang dalam pengadaan 10 mobile crane di PT Pelindo II. Kasus itu menyeret anak buah Lino, Ferialdy Noerlan selaku Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo II sebagai tersangka. Adapun KPK menyidik Lino dalam kasus pengadaan tiga unit Quay Container Crane di Pelindo II.

Baca juga:

RJ Lino Resmi Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka

Badrodin mengaku akan terus berkoordinasi dengan KPK terkait pengembangan kasus yang kini ditangani Bareskrim. Sebab kemungkinan, ada saksi yang sama yang perlu diperiksa penyidik dalam masing-masing kasus.

“Kasus beda. Tapi ada hal yang bisa dikoordinasikan terkait pemeriksaan di luar KPK,” ujar dia.

Richard Joost Lino resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat 18 Desember. KPK menduga Lino telah melakukan perlawanan hukum dan menyalahgunakan wewenangnya untuk memperkaya diri sendiri dan korporasi dengan memerintahkan penunjukan langsung pengadaan tiga unit Quay Container Crane di Pelindo II.

Atas perbuatannya itu, Lino disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

loading...