HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Penetapan Lino Sebagai Tersangka Dihormati Jusuf Kalla

3

HARIANACEH.co.id — Jusuf Kalla, selaku Wakil Presiden RI menghormati langkah Komisi Pemberatasan Korupsi menetapkan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino sebagai tersangka. Tapi, JK belum tahu apakah Lino akan diberhentikan dari jabatannya setelah menyandang status tersangka.

Menurut JK, dirinya akan membiarkan KPK memproses dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) tahun 2010 yang dilakukan Lino.

“Kita hormati KPK, biar proses berjalanlah,” kata JK usai memimpin acara peringatan ke-67 Hari Bela Negara di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (19/12/2015).

JK belum bisa memastikan apakah Lino akan dicopot sebagai Dirut Pelindo II. Dirinya masih akan melihat perkembangan proses hukum yang akan berjalan di KPK.

“Biar proses berjalan,” ungkap dia.

Richard Joost Lino resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat 18 Desember. KPK menduga Lino telah melakukan perlawanan hukum dan menyalahgunakan wewenangnya untuk memperkaya diri sendiri dan korporasi dengan memerintahkan penunjukan langsung pengadaan tiga unit Quay Container Crane di Pelindo II.

Atas perbuatannya itu, Lino disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

loading...