HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Perusahaan Farmasi Tak Lagi Gunakan 'ISIS' Setelah Ganti Merek

3

HARIANACEH.co.id – Perusahaan farmasi di California, Amerika Serikat (AS) mengubah merek dagangnya yang serupa dengan kelompok militan Islamic State (ISIS).

Isis Pharmaceutical mengubah namanya untuk menghindari anggapan bahwa mereka memiliki kaitan erat dengan kelompok ISIS. Kini nama mereka diubah menjadai Ionis Pharmaceuticals.

“Kami memutuskan untuk mengubah nama perusahaan, karena saat orang melihat atau mendengar perusahaan kami, lebih terkait obat-obatan yang dikembangkan untuk menyelematkan nyawa,” ujar petinggi Ionis Pharmaceuticals Lyne Parshall, seperti dikutip AFP, Sabtu, (19/12/2015).

Sementara Juru Bicara Ionis, Wade Walke, ketika masih bernama Isis Pharmaceutical, hal itu menjadi masalah besar usai terjadi serangan di Paris 13 November lalu. Namun dengan perubahan nama, diharapkan masalah itu selesai.

Selama ini Ionis Pharmaceuticals dikenal sebagai produsen obat-obatan penyakit langka.

Sedangkan ISIS terus menerus melakukan aksi teror terhadap perdamaian dunia. Mereka mengaku sebagai pelaku serangan di Paris yang menewaskan 130 orang.

Selain itu, ISIS juga melakukan kekejaman lain termasuk memenggal sandera asing. Mereka juga menculik warga asing untuk dimintai tebusan.

Hingga saat ini, beberapa negara Barat dan Rusia melakukan operasi serangan udara ke wilayah pertahanan ISIS di Irak dan Suriah. Serangan-serangan itu diklaim berhasil melumpuhkan kekuatan kelompok militan itu.

loading...