HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

ISIS Kehilangan 14 Persen Wilayah Kekuasaannya Sepanjang 2015

1

HARIANACEH.co.id – Kelompok militan Islamic State (ISIS) sepanjang 2015 dilaporkan kehilangan wilayah kekuasaannya sebanyak 14 persen.

Tetapi kondisi berbeda justru dialami kelompok Kurdi di Suriah. Jumlah lahan kekuasaan mereka justru bertambah menjadi tiga kali lipat.

Perkembangan terbaru ini jelas menjadi pukulan terhadap kelompok tersebut, mengingat tujuan utama mereka adalah merebut dan memperluas wilayah untuk dijadikan kekhalifahan.

Di antara wilayah yang hilang termasuk adalah Kota Tal Abyad, Suriah yang berbatasan dengan Turki. Kemudian Tikrit di Irak serta kilang minyak Baiji, Irak.

Kehilangan terbesar lainnya dari kelompok teroris itu termasuk bentangan jalan raya yang menghubungkan Raqqa di Suriah dan Mosul di Irak. Hal tersebut menganggu alur pasokan ke ISIS.

“Kami melihat adanya dampak finansial negatif yang dialami ISIS terkait kehilangan kendali di wilayah Perbatasan Tal Abyad. Ini dipicu dari serangan udara yang diarahkan kepada lokasi produksi minyak,” ujar analis lembaga intelijen IHS, Colum Strack, seperti dikutip Middle East Online, Rabu (23/12/2015).

Lembaga think-tank yang berbasis di Amerika Serikat (AS) ini mengatakan, luas wilayah kekuasaan ISIS menyusut dari 12.800 kilometer persegi menjadi 78 ribu kilometer persegi. Menyusutnya wilayah ISIS itu terjadi sejak awal tahun hingga 14 Desember 2015.

Namun di balik segara kekurangannya, ISIS menyerang target besar tahun ini. Target yang dimaksud antara lain kota bersejarah Palmyra dan Ramadi di Provinsi Anbar, Irak.

IHS menambahkan, kemenangan ISIS di wilayah itu harus dibayar mahal dengan kekuasaannya di wilayah utara. Hingga saat ini kelompok pejuang Kurdi terus  memberikan perlawanan di wilayah utara.

loading...