HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Cara Mengeluarkan Efek Negatif dari Makanan Cepat Saji

9

HARIANACEH.co.id – Memang, rasanya sangat sulit menghentikan kebiasan mengonsumsi makanan cepat saji atau junk food. Ada kalanya Anda tak bisa menghindari konsumsi makanan cepat saji. Padahal, makanan cepat saji tak memiliki manfaat yang baik bagi tubuh.

Tapi tak perlu khawatir, ahli gizi Jessica Levinson memberikan beberapa tips agar pencernaan tetap lancar meskipun Anda mengonsumsi makanan cepat saji. Apa sajakah itu?

1. Yogurt dan beri

Mengonsumsi yogurt yang ditambahi buah beri seperti blueberi atau stroberi setelah makan junk food menjaga metabolisme Anda tetap lancar. Yogurt mengandung bakteri baik yang mengurangi peradangan usus yang salah satunya dipicu oleh makanan cepat saji.

2. Teh hijau

Minum teh hijau di pagi hari dapat mencegah kerusakan sel yang disebabbkan oleh makanan cepat saji yang Anda santap. Beberapa penelitian menunjukkan teh hijau membantu menstabilkan kadar gula darah dan mengurangi rasa ngidam.

3. Air

Sebaiknya minum air setelah mengonsumsi makanan cepat saji. Air putih membantu mengeluarkan racun dan melawan masalah perut kembung.

4. Telur

Telur mengandung asam amino sistein yang tinggi yang memungkinkan mengeluarkan toksin dari makanan cepat saji lewat urin.

5. Teh jahe

Teh jahe juga dianggap antispasmodic yang membantu kendurkan otot di saluran pencernaan. Sehingga, makanan cepat saji yang Anda konsumsi tidak menumpuk terlalu lama di dalam tubuh.

6. Pisang

Pisang punya banyak mengandung mineral dan kalium yang dapat mengatasi masalah makanan cepat saji yang Anda santap. Makanlah pisang setelah Anda mengonsumsi itu.

7. Buah

Jangan lupa untuk memakan buah yang mengandung banyak air setelah menyantap makanan cepat saji. Ini akan membantu mengembalikan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Buah tersebut di antaranya melon, jeruk, persik dan rasberi.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat