HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Benarkah Serangan Jantung Dapat Diprediksi dari Rambut?

3

HARIANACEH.co.id – Serangan jantung masih mendominasi angka kematian di dunia setiap tahunnya. Statistik terbaru menunjukan bahwa ada sekitar 300 orang yang meninggal karena serangan jantung di setiap 5 menit dalam sehari.

Serangan jantung atau dalam istilah medis infark cardial, terjadi ketika otot-otot jantung tiba-tiba kehilangan darah yang kaya oksigen. Serangan jantung sering disertai dengan nyeri dada, keringat berlebihan, sesak napas, ketidaknyamanan pada lengan, punggung, bahu atau rahang. Gejala lainnya adalah mengalami pusing, keringat dingin, mual dan kelelahan.

Apakah serangan jantung bisa diprediksi? Studi terbaru mengklaim bahwa kesehatan rambut benar-benar dapat memprediksi serangan jantung baik di awal, sehingga memberikan cukup waktu untuk segera ke rumah sakit sebelum serangan merenggut nyawa Anda.

Pengujian sampel helai rambut dapat dilakukan untuk memprediksi serangan jantung setiap tahun. Tes ini dilakukan untuk mengetahui hormon stres kortisol, yang merupakan satu-satunya penyebab serangan jantung. Hormon kortisol biasanya dikeluarkan selama masa stres yang tinggi dan dapat diukur dalam darah, urin, dan rambut.

Menurut para ilmuwan, rambut di kepala kita tumbuh lambat dimana rata-rata satu sentimeter per bulan untuk manusia normal. Para ilmuwan berpendapat, rambut sepanjang 6 cm dapat dijadikan sampel yang bisa menunjukan jumlah kadar kortisol selama periode waktu enam bulan. Jika hormon ini banyak ditemukan dalam rambut, ini merupakan indikasi yang jelas bahwa orang tersebut memiliki risiko serangan jantung.

Meskipun tes ini telah diuji, namun tidak ada tanda yang jelas bahwa ini merupakan jaminan memprediksi awal dari serangan jantung. Di sisi lain, jika tingkat hormon yang tinggi akibat stres, cari segera solusi untuk menghilangkan stres sehingga Anda dapat menjaga kesehatan lainnya, selain serangan jantung.

loading...