HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kepala Intelijen Militer Rusia Meninggal Tanpa Sebab Yang Jelas

3

HARIANACEH.co.id – Kepala Intelijen Militer Rusia Igor Sergun dikabarkan meninggal tanpa penyebab jelas. Pria berusia 58 tahun itu memimpin Direktorat Intelijen Utama Rusia (GRU) sejak 2011. Sergun dikenakan sanksi larangan memasuki Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) saat Rusia melakukan aneksasi Crimea dari Ukraina pada Maret 2014.

“Sergun adalah pejabat berdedikasi, berpengalaman dan komandan dengan kompetensi tinggi. Dia adalah sosok pemberani dan patriot sejati,” ujar Presiden Rusia Vladimir Putin, seperti dikutip AFP, Selasa (5/1/2015).

Sementara pihak Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Sergun meninggal pada Minggu 3 Januari. Namun pihak kementerian tidak menjelaskan penyebab kematiannya dan pengganti Sergun pun belum diumumkan.

Selama ini Uni Eropa menganggap Sergun sebagai sosok yang bertanggungjawab atas aktivitas pejabat pejabat GRU di Ukraina Timur.

Pihak Barat menuduh Rusia mendukung dan mempersenjatai kelompok separatis yang beroperasi di Ukraina Timur. Pertempuran antara kelompok separatis dan pemerintah telah menyebabkan 9.000 jiwa meninggal sejak April 2014.

Moskow sendiri menolak tuduhan pasukan Rusia ditempatkan di Ukraina Timur. Tetapi mereka mengakui bahwa beberapa relawan Rusia mendapatkan tugas militer di wilayah itu.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat