HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Soal Ketegangan Saudi dan Iran, Sebaiknya RI Bersikap Netral

6

HARIANACEH.co.id — Pasca eksekusi 47 orang di Arab Saudi, termasuk ulama Nimr al-Nimr, hubungan Saudi dengan Iran semakin memburuk. Ketegangan ini berujung pada putusnya hubungan diplomatik kedua negara.

Indonesia yang memiliki hubungan diplomatik dengan Saudi dan Iran mencoba meredam ketegangan. Menlu Retno Marsudi akan segera menghubungi Sekjen Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) maupun Menlu Arab Saudi dan Menlu Iran.

“Indonesia kan memegang prinsip bebas aktif. Indonesia harus bisa bersikap netral dalam mengatasi ketegangan antara Arab Saudi dan Iran. Jika Indonesia ikut-ikutan, pasti akan ada konsekuensinya,” ungkap Kepala Pusat Riset Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia Hendra Kurniawan, Selasa (5/1/2016).

“Indonesia bisa berperan aktif lewat OKI,” lanjutnya lagi.

Nimr dianggap oleh Saudi melakukan aksi terorisme dengan memicu protes anti-pemerintah pada 2011 dan 2012. Eksekusi terhadap Nimr mengundang kecaman dari warga minoritas Syiah, tak terkecuali di Iran.

Sejumlah pendemo di Iran membakar Kedutaan Besar Saudi di Teheran dan sebuah gedung konsulat di Mashhad. Hal ini yang memicu Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran.

Dalam perkembangan terbaru, Saudi juga menutup semua akses udara dari dan menuju Iran serta mengakhiri hubungan perdagangan.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat