HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Undang-Undang Tentang Senjata di AS Ingin Diperluas Presiden Obama

2

HARIANACEH.co.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akan mewajibkan semua penjual senjata untuk mendaftarkan diri. Selain itu, penjual senjata akan diwajibkan menjalankan pemeriksaan latar belakang kepada semua calon pembeli.

Aturan ini juga diwajibkan bagi para penjual di pameran senjata maupun yang berjualan secara online. Obama telah bekerja keras untuk memperketat Undang-Undang (UU) senjata setelah terjadinya penembakan massal di San Bernardino, California.

Obama menuduh Partai Republik -dan beberapa anggota Partai Demokrat- terikat dengan industri senjata yang menentang beberapa tindakan mayoritas orang Amerika yang mendukungnya, termasuk pemeriksaan latar belakang perluasan penjualan senjata.

“Ini tidak akan memecahkan setiap kejahatan dan kekerasan di negara ini. Aturan ini akan menyelamatkan nyawa dan kerugian yang luar biasa,” tegas Obama, seperti dikutip Belfast, Selasa (5/1/2016).

Obama akan mengontrol langsung pemeriksaan latar belakang senjata di masa akhir kepemimpinannya di Gedung Putih.

Meskipun Obama tidak bisa secara sepihak mengubah UU senjata, dia berharap bahwa penegakan hukum yang ada dapat mencegah penembakan massal terulang kembali.

loading...