HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Awas! Kanker Bisa Dipicu Karena Obesitas

5

HARIANACEH.co.id – Berat badan berlebihan sangat berpotensi menimbulkan penyakit kanker. Namun, hampir setengah orang dewasa tidak mengetahui bahwa obesitas berisiko tinggi menderita kanker.

Bahkan, sebuah jajak pendapat oleh World Cancer Research Fund menemukan bahwa, sebanyak 41 persen populasi orang dewasa di Inggris tidak menyadari bahwa berat badan sangat berkaitan dengan kanker. Hal itu tentu sangat mengkhawatirkan, mengingat 62 persen orang dewasa Inggris saat ini mengalami obesitas.

Obesitas yang melebihi masa tubuh lebih dari 25 akan meningkatkan risiko berkembangnya 10 jenis kanker dalam tubuh, di antaranya kanker usus, payudara, hati dan kanker pankreas. Hal ini juga menimbulkan risiko ginjal, rahim, ovarium, kandung empedu dan kanker prostat.

Selanjutnya melalui jajak pendapat ditemukan, sekitar 54 persen dari mereka yang ditanyai tidak menyadari bahwa kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko kanker. Tidak hanya itu, 40 persen tidak menyadari menjalani diet yang buruk, 43 persen tidak tahu bahwa mengonsumsi alkohol juga menimbulkan peluang terjangkit kanker.

Namun, risiko tersebut bisa dicegah jika dilakukan melalui diet yang sehat, aktif secara fisik dan menjaga berat badan dengan baik. Direktur World Cancer Research Fund UK Amanda McLean mengatakan, 24 ribu dari 84 ribu kasus kanker yang terjadi di Inggris dapat dihindari jika setiap orang memiliki berat badan yang sehat.

“Hal ini mengkhawatirkan karena begitu banyak orang masih tidak menyadari bahwa kelebihan berat badan dapat meningkatkan peluang mereka terkena kanker. Bahkan penelitian kami telah menunjukkan bahwa sekitar 24 ribu kasus kanker di Inggris dapat dihindari jika setiap orang adalah berat badan yang sehat,” kata Amanda.

Oleh karena itu, melalui kampanye ‘I CAN’ dirinya mengharapkan dapat mengimbau orang-orang yang mengidap obesitas untuk dapat menjalankan hidup lebih sehat. Hal itu dapat dilakukan dengan mengurangi mengonsumsi makanan berkalori tinggi, minuman berakohol, bahkan melakukan aktivitas ekstra seperti jalan cepat selama 10-15 menit setiap hari.

loading...