HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Duta Besar Arab Saudi untuk PBB: “Kami Bukan Musuh Iran”

1

HARIANACEH.co.id – Arab Saudi akan memulihkan hubungan dengan Iran jika Iran berhenti campur tangan dalam urusan negara lain. Pada Senin 4 Januari, Arab Saudi menyatakan hal tersebut dan berjanji akan bekerja sangat keras untuk mendukung pembicaraaan perdamaian di Suriah dan Yaman.

Arab Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran setelah eksekusi ulama Syiah terkemuka Nimr al-Nimr. Para demonstran juga membakar Kedutaan Besar Saudi di Teheran.

Ketika ditanya apa yang diperlukan agar hubungan kembali baik, Duta Besar Arab Saudi untuk PBB, Abdallah Al-Mouallimi, mengatakan “sangat sederhana, Iran berhenti mencampuri urusan internal negara lain, termasuk Arab Saudi,” demikian seperti dikutip Reuters, Rabu (6/1/2016).

“Jika mereka melakukannya, kami tentu saja akan memiliki hubungan yang normal kembali dengan Iran. Kami bukan musuh Iran,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Bahrain dan Sudan juga memutus semua hubungan dengan Iran. Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan bahwa Saudi juga akan menghentikan lalu lintas udara.

Syiah Iran menuduh Arab Saudi menggunakan alasan serangan Kedubes Saudi di Teheran sebagai alasan untuk memutus hubungan diplomatik sehingga meningkatkan ketegangan.

Di sisi lain, seorang pria ditembak mati di Provinsi Arab Saudi Timur pada Minggu 3 Januari dan dua masjid Sunni di Syiah dibom.

“Penurunan tingkat hubungan bukan pertanyaan mendasar yang menanggapi eksekusi dan penyerbuan kedutaan, melainkan konflik yang lebih dalam antara dua negara,” kata senior Dewan Hubungan Luar Negeri Eropa Julien Barnes-Dacey.

loading...