HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Jaksa Agung Gunakan Jalur Rekonsiliasi Untuk Tuntaskan Kasus HAM

6

HARIANACEH.co.id – Jaksa Agung HM Prasetyo akan menempuh jalur rekonsiliasi dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu. Jalur rekonsiliasi itu berupa pernyataan penyesalan dari negara dan pemberian kompensasi kepada keluarga korban.

“Jadi mungkin penyesalan saja ya. Formulasinya penyesalan bahwa sudah terjadi pelanggaran HAM berat. Dan tentunya ini menjadi pelajaran kita bersama,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/1/2016).

Dia menjelaskan, alasan pemerintah memilih jalur non yudisial lantaran kesulitan dalam menemukan bukti dan saksi. Hal itu yang menjadi pertimbangan utamanya.

“Saya pikir cukup sulit ditemukan bukti-bukti saksi-saksi dan tersangkanya karena sudah sekian lama peristiwanya ya mungkin cara yang paling efektif dan paling tepat ya rekonsiliasi,” ungkap dia.

Kader Partai Nasdem ini menerangkan ada tiga tahapan dalam proses rekonsiliasi. Yaitu pengakuan adanya pelanggaran HAM berat masa lalu, penyampaian penyesalan dan restorasi atau pemulihan.

“Semuanya juga melihat ada pelanggaran HAM berat masa lalu. Hanya masalahnya siapa yang dinyatakan korban. Karena waktu itu chaos. Semua pihak ada korban. Anda harus ikhlas memberikan maap, dan menerima maap,” ujar dia.

Sementara itu, Menkopolhukam Luhut Pandjaitan menyatakan, proses rekonsiliasi bakal rampung dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Dia berharap peristiwa gelap di masa lalu tak lagi terjadi di masa mendatang.

“Akan sulit juga karena siapa yang jadi korban, siapa yang mengganti, akan repot. Tapi pemerintah bisa melihat dalam konteks penyesalan yang mendalam, itu kira-kira terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam beberapa puluh tahun,” imbuhnya.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time